Cilacap – Salah satu syarat proses sending data bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) program G to G Korea Selatan, yakni adanya psikotes, hal ini jg di berlakukan oleh Lembaga Pelatihan dan Ketrampilan (LPK) Omoni Cilacap yang bergerak dalam bidang Bahasa Korea.Psikotes tersebut dilaksanakan di aula LPK setempat, diikuti oleh siswa siswi lpk yang dinyatakan lulus tes bahasa Korea dalam program CBT Eps Topik baik sektor manufaktur dan sektor perikanan, Sabtu (1/10/2022).
“Benar, bahwa LPK Omoni hari ini melaksanakan psikotes sebagai syarat sending data bagi siswa kami yang dinyatakan lulus cbt eps topik program G to G Korea Selatan”, kata Mutfi Ma’ruf, Pimpinan LPK OMONI Cilacap.

Dijelaskan Mutfi, psikotes ini diikuti oleh para siswa didik yang sudah lulus dalam tes cbt sektor manufaktur dan fishing (perikanan).
“Siswa kami yang mengikuti psikotes sebanyak 31, yang meliputi 26 siswa siswi dari sektor manufaktur dan 5 siswa dari sektor fishing (perikanan). Mereka telah lulus cbt eps topik, dalam pelaksanaan psikotes ini, kita gandeng sebuah lembaga yang berkompeten dalam psikotes”, jelas Mutfi.
Mutfi berharap, setelah hasil psikotes keluar, semoga dipermudah dalam proses sending data dan siswa kami segera mendapatkan pekerjaan atau pabrik yg di inginkan.
“Semoga setelah selesai semua berkas yang akan di sending, akan segera kami sending data, dan kami berharap tidak lama setelah data di sending, akan segera muncul pemberitahuan CPMI dari siswa didik kami mendapatkan job sesuai yang di inginkan, yang mana dengan mendapatkan job, nantinya akan merubah taraf kehidupan dan ekonomi para siswa setelah bekerja di Korea Selatan”, pungkas Mutfi.
(awan)
