Debby Dafilah, seorang pengusaha UMKM asal Cisayong, Tasikmalaya, telah berhasil menciptakan dampak positif bagi komunitas UMKM di wilayahnya.
Sebagai Ketua Forum Komunikasi UMKM Cisayong (FOKUS), Debby tidak hanya mengelola brand produk pribadinya, Ranazam, tetapi juga berperan aktif dalam mengajak para pelaku UMKM di Cisayong untuk meningkatkan legalitas usaha mereka dan mengoptimalkan potensi digital.
Mendorong Legalitas dan Digitalisasi UMKM
Sebagai seorang wirausaha yang memiliki pengalaman langsung dalam mengelola UMKM, Debby menyadari pentingnya legalitas dalam usaha.
Ia dengan tegas mendorong para pelaku UMKM untuk menyelesaikan urusan administrasi dan legalitas mereka, seperti NIB (Nomor Induk Berusaha), PNP (Pendaftaran Nomor Pajak), Halal, hingga HAKI (Hak Kekayaan Intelektual).
Ia merasa bangga karena banyak anggota komunitas FOKUS yang sudah berhasil menyelesaikan legalitas usaha mereka.
Tidak hanya itu, Debby juga menekankan pentingnya pemahaman digitalisasi untuk UMKM, terutama dalam menghadapi era yang serba digital.
Meski banyak pelaku UMKM yang merasa gaptek atau kesulitan mengoperasikan teknologi, Debby dengan sabar dan penuh semangat berusaha membantu mereka agar tidak tertinggal.
Berkat bimbingan dari dosen-dosen yang mendampingi komunitas ini, banyak anggota FOKUS yang kini lebih melek teknologi dan siap mengembangkan usaha mereka melalui platform digital seperti TikTok Live dan Shopee Live.
Membangun Sinergi Antar UMKM dan Pemerintah
Selain mengedepankan legalitas dan digitalisasi, Debby juga percaya bahwa sinergi antara UMKM, pemerintah, dan dunia pendidikan sangat penting untuk mendorong perkembangan ekonomi lokal.
Dalam wawancara usai acara “UMKM Naik Kelas Lewat Live Commerce, Pelatihan TikTok Live dan Shopee Live ‘Strategi Jualan Efektif dengan Keranjang Kuning’”, Debby mengungkapkan rasa syukurnya karena semakin banyak UMKM di Cisayong yang bergabung dengan FOKUS, terutama setelah acara tersebut.
Bahkan, lima orang baru saja bergabung setelah acara tersebut, dan lebih dari sepuluh orang lainnya juga menunjukkan minat yang sama.
Debby menambahkan bahwa sinergi ini perlu terus didorong agar UMKM lokal bisa semakin pintar dan berkembang.
“Kami ingin membantu UMKM di Cisayong, supaya mereka bisa naik kelas dan makin berkembang,” ujarnya.
Tantangan UMKM dan Peran FOKUS dalam Mengatasinya
Sebagai penggerak komunitas FOKUS, Debby tidak menutup mata terhadap tantangan yang dihadapi oleh banyak UMKM. Kendala utama yang sering dihadapi adalah modal dan keterbatasan waktu, terutama bagi para ibu rumah tangga yang terlibat langsung dalam produksi dan pemasaran.
“Kami merasa bahwa banyak dari kami yang harus mengerjakan semuanya sendiri, dari produksi hingga pemasaran. Ini memang tantangan besar,” kata Debby.
Namun, meskipun kesibukan yang tinggi, Debby tetap optimis bahwa dengan dukungan pemerintah dan berbagai pihak, UMKM dapat mengatasi berbagai tantangan tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan toko retail dan pasar modern menjadi langkah yang baik untuk memperluas jangkauan produk mereka.
Melangkah ke Depan dengan Digitalisasi dan Kolaborasi
Sebagai bagian dari perkembangan UMKM di Cisayong, Debby melihat potensi besar dalam kolaborasi antara UMKM, pemerintah, dan sektor swasta.
Baru-baru ini, beberapa toko retail besar seperti AP, Indomaret, Tasko, Lotte, dan Yomat telah membuka peluang bagi produk UMKM untuk dipasarkan. Ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam menghubungkan UMKM lokal dengan pasar yang lebih luas.
Debby berharap, ke depannya, lebih banyak UMKM yang bisa memanfaatkan teknologi dan bekerja sama dalam komunitas FOKUS untuk memperluas jaringan, meningkatkan kapasitas produksi, dan tentu saja, meningkatkan kualitas produk yang mereka tawarkan.
Debby Dafilah adalah contoh nyata dari semangat kewirausahaan yang tak kenal lelah dan upaya tanpa henti untuk membantu UMKM naik kelas, baik secara legalitas, pemasaran, maupun dalam pemahaman teknologi.
Dengan terus mendorong digitalisasi dan memperkuat sinergi, ia berharap lebih banyak UMKM lokal yang bisa bersaing di pasar yang lebih luas dan berkembang bersama.
