Mojosari – Antrean warga terlihat mengular di halaman Polsek Mojosari, Senin (11/8/2025). Senyum lega terpancar ketika mereka pulang membawa karung beras murah dari program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digagas pemerintah. Kegiatan ini digelar oleh Polres Mojokerto bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Mojokerto untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras, di tengah fluktuasi harga yang kerap dikeluhkan masyarakat.
Kapolsek Mojosari, Kompol Purnomo, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah pusat terhadap kebutuhan pokok warga. “Ini adalah program pemerintah untuk masyarakat, agar bisa dimanfaatkan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setiap polsek di Mojokerto mendapat jatah dua ton beras, dan setiap warga mendapatkan dua karung beras,” jelasnya.
Proses distribusi berlangsung tertib dengan pengawasan personel kepolisian dan petugas Bulog. Warga yang hadir tampak antusias, sebagian mengaku bantuan beras murah ini sangat membantu, terutama bagi keluarga dengan penghasilan terbatas.
Selain menjadi solusi jangka pendek terhadap kenaikan harga beras, program ini juga memperkuat sinergi antara Polres Mojokerto dan Bulog dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal. “Kami akan terus mendukung kegiatan ini agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” tambah Kompol Purnomo.
Dengan adanya program GPM ini, diharapkan masyarakat Mojosari dan wilayah sekitarnya dapat lebih tenang menghadapi gejolak harga pangan. Ke depan, kerja sama lintas sektor seperti ini dinilai penting untuk menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah.
