Jakarta – Dunia modifikasi roda dua kembali dipanaskan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) melalui ajang tahunan Honda Modif Contest (HMC) 2025. Mengusung tema #Ridecreation, kompetisi ini menjadi ajang unjuk kreativitas terbesar bagi sekitar 1.200 modifikator dari seluruh penjuru Indonesia.
Hadir selama lebih dari satu dekade, HMC 2025 membuka sembilan kelas lomba dan memperkenalkan Showcase Arena, ruang baru bagi modifikator yang ingin langsung menampilkan karyanya dalam satu hari kompetisi. Ajang ini akan digelar di 10 kota besar, menyuguhkan inovasi dan gaya modifikasi terbaru dari berbagai aliran.
Kategori yang diperlombakan mencakup All Stock & Advance untuk motor produksi sebelum 2006, hingga kategori Show Off untuk motor produksi di atas tahun 2006. Selain itu, terdapat pula kelas Racing Style yang kembali hadir atas antusiasme tinggi di tahun sebelumnya, serta kelas Free For All yang terbuka untuk semua tipe motor Honda.
Ajang puncak HMC 2025 akan mempertemukan para juara regional dalam final nasional, memperebutkan gelar National Champion di tiga kategori: Matic & Cub, Sport, dan Free For All. Ketiganya akan berkesempatan mengikuti Honda Dream Ride Project, program khusus pengembangan modifikator berbakat.
Tidak hanya lomba utama, HMC 2025 juga hadir dengan kategori special achievement yang mengeksplorasi modifikasi pada lini motor matic Honda seperti Scoopy, Stylo160, PCX160, ADV160, dan Vario 160. Kategori tambahan seperti Best Fun Community, Best Media Pick, dan Best Regional Class turut melengkapi kompetisi.
General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM, Andy Wijaya, menyebut bahwa HMC merupakan wujud komitmen AHM dalam mendukung tumbuhnya ekosistem modifikasi yang positif dan produktif.
“Selama lebih dari satu dekade, HMC telah menjadi wadah bagi modifikator untuk menunjukkan karya terbaiknya. Kami percaya ajang ini menginspirasi kemajuan dunia modifikasi sepeda motor di Indonesia,” jelas Andy.
Penjurian HMC 2025 akan melibatkan para ahli modifikasi nasional seperti Hendra Cahyono dari PapNMam Modified, Agus Ficdiyanto dari Alpha Sierra Custom, dan Haris Fatchurahman dari Manasi Ride.
Melalui ajang ini, AHM tidak hanya mempertegas posisinya sebagai pelopor inovasi di dunia otomotif roda dua, tetapi juga memperkuat ekosistem modifikasi sebagai bagian penting dalam budaya otomotif Indonesia.
