Tenggarong – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, suasana kebersamaan terasa hangat di lingkungan Kantor Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Sebanyak 704 orang, terdiri dari ASN dan Non ASN, menerima paket lebaran berupa sembako yang secara simbolis diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kukar, Dr. H. Sunggono, MM, di Teras Kantor Bupati Kukar, Kamis (28/3/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ahyani Fadianur Diani, Asisten III Bidang Administrasi Umum H. Dafip Haryanto, serta para Kepala Bagian di lingkungan Setkab Kukar.
Dalam sambutannya, H. Sunggono menyampaikan bahwa pemberian paket ini adalah wujud perhatian dan rasa kebersamaan dari para pejabat struktural kepada seluruh pegawai yang telah bekerja keras sepanjang tahun.
“Semoga paket lebaran ini dapat bermanfaat, jangan dilihat dari nilainya, tapi dari semangat kebersamaan yang kita bangun,” ungkap Sunggono.
Ia menjelaskan bahwa dana pemberian sembako berasal dari sumbangan kolektif para pejabat struktural Setkab Kukar dan 12 Kepala Bagian. Hal ini menunjukkan solidaritas antarpegawai menjelang hari raya besar umat Islam.
Selain itu, Sunggono juga mengingatkan agar hak-hak ASN dan Non ASN menjelang lebaran segera disalurkan agar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ia pun menyampaikan selamat menikmati masa libur kerja dengan harapan fasilitas kendaraan dinas tetap digunakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menutup sambutannya, Sunggono menyinggung momen penting pascalebaran, yakni pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah pada 19 April 2025. Ia menegaskan bahwa seluruh ASN dan Non ASN dilarang terlibat sebagai tim sukses atau juru kampanye dalam kontestasi tersebut.
“Gunakan hak pilih anda dengan baik dan benar, tapi jangan sampai terlibat langsung sebagai tim sukses salah satu kandidat. Netralitas pegawai adalah harga mati,” tegasnya.
Kegiatan berbagi ini menjadi penguat semangat solidaritas di internal Pemkab Kukar, sekaligus pengingat bahwa menjelang lebaran pun tanggung jawab sebagai aparatur tetap harus dijaga. (ADV).
