Sangatta – Kebanggaan meliputi Kabupaten Kutai Timur (Kutim) saat Sunnu Wahyudi, pelajar kelas 11 dari SMK Negeri 2 Sangatta Utara, diumumkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2024. Terpilihnya Sunnu mewakili Kalimantan Timur (Kaltim) diumumkan melalui surat dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila pada 21 Juni 2024.
Keberhasilan ini langsung disambut penuh kebanggaan oleh warga Kutim, termasuk Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Bupati Ardiansyah, sebagai penanggung jawab seleksi Paskibraka di Kutim, menyampaikan ucapan selamat sesaat setelah mendapat informasi dari Badan Kesbangpol Kutim.
“Pertama-tama, saya ucapkan selamat kepada ananda Sunnu Wahyudi dari SMK Negeri 2 Sangatta Utara yang Alhamdulillah terpilih sebagai anggota Paskibraka Nasional 2024. Semoga Ananda Sunnu tetap bersemangat dalam mewakili Kutai Timur dan mengharumkan nama daerah kita. Bersemangatlah dalam melaksanakan tugas untuk mengibarkan bendera di arena 17 Agustus nanti,” ungkapnya dengan haru.
Kutim sendiri memiliki sejarah prestasi dalam ajang Paskibraka Nasional, dengan sebelumnya mengirimkan wakil pada tahun 2012 dan 2017. Hal ini menunjukkan kontinuitas dan dedikasi daerah ini dalam menghasilkan putra-putri berprestasi di tingkat nasional.
Kepala Badan Kesbangpol Kutim, Tejo Yuwono, juga menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian Sunnu. “Satu kata, Alhamdulillah. Sunnu Wahyudi berhasil lolos seleksi Paskibraka Nasional. Ini menunjukkan potensi besar anak-anak muda Kutai Timur dalam bersaing di tingkat nasional,” tutur Tejo dengan bangga, Selasa (25/6/2024).
Tejo juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, termasuk Bupati Kutim, Sekretaris Kabupaten, Dinas Kesehatan, unsur TNI (Kodim 0909 Kutim), Lanal Sangatta, Polri (Polres Kutim), serta pihak sekolah seperti SMKN 2 Sangatta dan SMPN 1 Sangatta Utara yang telah membimbing Sunnu.
Prestasi Sunnu tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi tetapi juga memotivasi siswa-siswa lain di Kutim. “Saya berharap prestasi Sunnu bisa menginspirasi adik-adik kelasnya untuk terus berusaha dan meraih impian mereka,” tambah Tejo Yuwono.
Sementara itu, Sunnu sendiri mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya. “Saya sangat senang dan bersyukur bisa tembus hingga nasional. Ini kesempatan yang luar biasa untuk bertemu teman-teman dari berbagai provinsi dan belajar banyak hal baru,” ujarnya penuh semangat.
Kebanggaan ini tentunya tidak hanya dirasakan oleh keluarga dan teman-teman dekat Sunnu, tetapi juga oleh seluruh warga Kutim. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa dengan kerja keras dan dukungan yang tepat, anak-anak muda dari daerah manapun bisa bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.
