Sidoarjo – Seperti babak baru yang membuka harapan segar, pengurus Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Jawa Timur resmi dikukuhkan dalam prosesi pelantikan di Graha Mahameru Surabaya, Jumat (21/11/2025). Acara yang berlangsung khidmat itu mengundang banyak perhatian karena menghadirkan tokoh internasional, tokoh olahraga regional, serta dukungan penuh dari berbagai elemen pembinaan olahraga.
Acara pelantikan turut dihadiri Director of Relations International Mini Football Federation (IMF), Khaled Al Hadid, perwakilan KONI Jawa Timur, serta tim medis Pemprov Jatim. Sebanyak 63 orang pengurus dilantik menjadi bagian dari struktur kepengurusan KSMI Jawa Timur periode terbaru. Kehadiran mereka menandai dimulainya langkah kerja kolektif untuk memperkuat fondasi sepak bola mini di daerah.
Dalam kesempatan itu, Khaled Al Hadid menyampaikan apresiasinya terhadap kemajuan sepak bola mini di Indonesia. Ia menilai bahwa olahraga ini memiliki potensi besar untuk berkembang, mengingat popularitasnya yang meningkat serta peluang bagi pembinaan atlet muda di tingkat regional maupun nasional.
“Menurut saya, sepak bola mini memiliki masa depan yang cerah di Indonesia, dan Jawa Timur akan menjadi salah satu pusat perkembangannya,” ujarnya memberikan semangat.
Pernyataan tersebut diperkuat oleh Ketua KSMI Jawa Timur, Johny Hartono. Ia menyampaikan bahwa kepengurusan baru siap memperkuat pembinaan atlet usia dini serta membangun kompetisi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Johny juga merasa bangga karena Jawa Timur ditunjuk sebagai tuan rumah perdana Liga Nusantara (Linus). Ia berharap ajang tersebut dapat dievaluasi menyeluruh setelah pelaksanaan guna memperkuat format kompetisi ke depan.
“Kami ingin sepak bola mini menjadi wadah regenerasi atlet dan menjadi olahraga yang dinikmati masyarakat luas,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Ketua Umum KSMI, Ir. Dr. Yan Mulia Abidin, menegaskan bahwa penunjukan Jawa Timur sebagai lokasi event perdana sepak bola mini di luar Jakarta merupakan hasil seleksi ketat. Ia menjelaskan bahwa KSMI yang baru berdiri sejak 19 Februari telah melakukan beberapa kegiatan penting, termasuk berpartisipasi dalam program internasional.
“Liga Nusantara akan menjadi program berkelanjutan, bukan hanya event satu kali. Kami ingin kompetisi ini terus tumbuh,” jelas Yan.
Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan SK kepengurusan serta pembacaan komitmen untuk menyusun program kerja yang berkesinambungan. KSMI Jawa Timur bertekad menjalin sinergi dengan KONI Jawa Timur, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan olahraga untuk memperluas perkembangan sepak bola mini di seluruh kabupaten/kota.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pemotongan tumpeng, menjadi simbol harapan agar kepengurusan baru mampu mencetak prestasi sekaligus memperkuat eksistensi sepak bola mini di Jawa Timur.
