Tenggarong – Lapangan Sepak Bola Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, menjadi saksi megahnya pembukaan Karya Bhakti dan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke-XLI (41). Acara ini dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, Selasa (7/5/2024).
Rangkaian pembukaan Latsitarda ini tak hanya sekadar seremonial, namun juga dilengkapi dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan peralatan tugas secara simbolis, berupa cangkul kepada perwakilan peserta. Sebanyak 385 peserta Latsitarda ini akan disebar di empat Kecamatan di Kukar, yaitu Tenggarong, Tenggarong Seberang, Muara Kaman, dan Loa Kulu.
Dalam sambutannya, Bupati Edi Damansyah menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Kukar sebagai lokus Latsitarda ke-41. Ia berharap agar para peserta dapat mengambil pelajaran berharga dan pengalaman yang mendalam selama berada di Kukar, serta menjadi bagian yang aktif dalam memperkuat proses pembangunan daerah yang lebih sinergis dan harmonis.
Bupati memaparkan tiga poin penting terkait arah kebijakan Pemkab Kukar. Pertama, fokus pada Pembangunan Ekonomi Berbasis Non Ekstraktif dengan memajukan sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai kekuatan masa depan perekonomian daerah.
Kedua, komitmen peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan sebagai modal dasar dalam pembangunan manusia yang unggul dan berdaya saing. Pemkab Kukar memahami bahwa kekuatan pembangunan bukan hanya dari sumber daya alam, melainkan juga dari kualitas sumber daya manusia yang cerdas dan berakhlak mulia.
Terakhir, memperkuat pembangunan berbasis pemberdayaan. Melalui serangkaian program, Pemkab Kukar memberikan ruang kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi mereka secara produktif, kolaboratif, dan berdaya saing. Salah satu program unggulan adalah Rp 50 Juta per RT, yang memungkinkan RT sebagai lembaga terkecil di masyarakat untuk menjadi pemicu pembangunan yang harmonis.
Meskipun telah mencapai sejumlah pencapaian positif, Bupati menegaskan bahwa banyak hal perlu diperkuat dan diperbaiki secara berkelanjutan. Pemkab Kukar berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan pembangunan secara komprehensif dengan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh stakeholders.
Interaksi antara peserta Latsitarda dengan masyarakat diharapkan dapat memberikan contoh yang baik dan membangkitkan semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat. Bupati menekankan pentingnya menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya masyarakat, sehingga segala yang dilaksanakan dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
