Penajam Paser Utara – Akmal Malik, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, mengunjungi Penangkaran Rusa Sambar di Paser Utara, memuji keberhasilan pembudidayaan rusa yang dulunya terancam punah.
“Kita melihat ini sebuah keberhasilan dari pemerintah provinsi dalam pembudidayaan rusa yang sudah berada dalam ancaman kepunahan,” ujarnya.
Menurutnya, penangkaran awalnya hanya memiliki 80 ekor rusa, namun kini jumlahnya telah meningkat menjadi 217 ekor.
“Jadi upaya pembudidayaan ini berhasil. Kita berterima kasih kepada Dinas Peternakan Kaltim dan UPTD PTHPT,” tambahnya.
Akmal menekankan pentingnya melibatkan berbagai pihak dalam pembudidayaan rusa ini, termasuk pencinta hewan, lingkungan, perusahaan, dan pemerintah daerah, dengan pengawasan ketat dari UPTD PTHPT.
“Dengan luas 50 hektare, seharusnya kita hanya pelihara 100 ekor. Kapasitas kita sekarang sudah overload,” katanya.
Ia juga mendorong kerja sama antara UPTD PTHPT dan pemerintah daerah untuk pengembangbiakan rusa, namun tetap di bawah pengawasan yang ketat.
Fahmi Himawan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kaltim, mengungkapkan bahwa meski penangkaran memiliki 217 ekor rusa dengan luas 50 hektare, masih ada kesulitan terutama dalam hal pakan.
“Dari luas itu, sebagian digunakan untuk kebun rumput, paddock rusa, perkandangan, dan area perkantoran,” jelas Fahmi.
Menurut Akmal, jika Kaltim berhasil menjadikan rusa hidup bebas di hamparan luas, lokasi ini bisa menjadi destinasi wisata menarik bagi para wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
