Bondowoso – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mendukung pendidikan terus diwujudkan melalui berbagai program nyata.
Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, sebanyak 1.000 stel seragam sekolah disalurkan kepada siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Bondowoso.
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di Pendopo Ki Bagus Asra Bondowoso, Rabu (17/6/2026), dan diserahkan langsung oleh Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Bondowoso yang terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, bantuan seragam sekolah bukan sekadar pemenuhan kebutuhan perlengkapan belajar, melainkan bagian dari investasi sosial untuk masa depan generasi muda Bondowoso.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso atas terselenggaranya program yang sangat bermanfaat ini. Bantuan seragam sekolah ini bukan hanya memenuhi kebutuhan anak-anak kita, tetapi juga menjadi investasi sosial dan motivasi moral bagi mereka untuk terus bersemangat menempuh pendidikan,” ujar Bupati Hamid.
Ia menjelaskan, kehadiran seragam baru dapat memberikan dampak positif bagi para siswa, terutama dalam meningkatkan rasa percaya diri saat memasuki tahun ajaran baru.
Di sisi lain, bantuan tersebut juga mampu meringankan beban ekonomi keluarga sehingga anak-anak dapat lebih fokus belajar dan meraih prestasi.
Bupati menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi ruang yang setara bagi seluruh anak tanpa memandang kondisi ekonomi keluarganya. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar akibat keterbatasan ekonomi.
“Kita ingin memastikan bahwa seluruh anak Bondowoso memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan menggapai cita-citanya. Jangan sampai kondisi ekonomi menjadi penghalang bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hamid juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaku usaha, lembaga swasta, dan masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk semakin mengoptimalkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
Menurutnya, dana ZIS yang dikelola secara profesional dan akuntabel memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta berbagai program sosial lainnya.
“Semakin besar dana ZIS yang dihimpun dan dikelola secara amanah, maka semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga menjadi instrumen sosial yang mampu memperkuat kesejahteraan dan kepedulian antar sesama,” katanya.
Kepada para siswa penerima bantuan, Bupati berpesan agar menjadikan bantuan seragam tersebut sebagai penyemangat untuk belajar lebih giat dan terus berprestasi. Ia berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta mampu membawa Bondowoso menuju masa depan yang lebih baik.
“Rawatlah bantuan ini dengan baik dan jadikan sebagai motivasi untuk terus belajar, disiplin, serta membuktikan bahwa kalian mampu meraih prestasi yang membanggakan. Masa depan Bondowoso ada di tangan kalian,” pesannya.
Program penyaluran 1.000 seragam sekolah tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dalam membangun generasi unggul. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terus tumbuh, diharapkan semakin banyak anak-anak Bondowoso yang mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik dan mampu mewujudkan cita-cita mereka.
Dengan pengelolaan zakat yang transparan, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Bondowoso terus menunjukkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. (Adv)
