Sidoarjo – Harapan baru terpancar dari wajah Indayanti, seorang perempuan 55 tahun yang tinggal di Desa Semampir, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Sejak suaminya meninggal dunia pada tahun 2016, Indayanti hidup seorang diri dalam rumah yang masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Namun, keberuntungan kini berpihak padanya, berkat kunjungan langsung dari Plt Bupati Sidoarjo, Subandi.
Kunjungan Plt Bupati Sidoarjo ini bukan sekadar kunjungan biasa. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukannya, Subandi mengamati kondisi rumah Indayanti yang sangat memprihatinkan, dengan dinding seng yang usang dan tanpa fasilitas kamar mandi. Kehadiran Subandi, didampingi Dinas Sosial Sidoarjo, Baznas, dan jajaran Forkopimka Kecamatan Sedati, memberikan secercah harapan bagi Indayanti.
“Alhamdulillah. Benar-benar saya tidak menduga. Bisa dikunjungi oleh pak bupati, kemudian rumah saya juga bakal direnovasi. Terima kasih, terima kasih,” ujar Indayanti dengan mata berkaca-kaca saat bertemu Subandi pada Senin (29/7/2024).
Program Bantuan RTLH: Mengubah Hidup Indayanti
Renovasi rumah Indayanti merupakan bagian dari program bantuan RTLH hasil kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Baznas. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni itu akan segera disulap menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman. Bantuan ini sangat berarti bagi Indayanti, yang selama ini kesulitan untuk merenovasi rumahnya sendiri.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih, pak Bupati Subandi sudah datang ke sini, peduli kepada orang miskin seperti saya. Alhamdulillah rumah saya direnovasi. Kalau tidak dibantu, tentu saya sulit merenovasinya sendiri. Tidak mampu,” kata Indayanti dengan suara bergetar.
Instruksi Cepat Plt Bupati Sidoarjo
Melihat langsung kondisi rumah Indayanti, Subandi segera menginstruksikan agar proses renovasi dimulai paling lambat minggu depan. Selain memperbaiki struktur rumah, Subandi juga menekankan pentingnya pembangunan kamar mandi, sesuai dengan program Open Defecation Free (ODF) yang bertujuan menjaga kesehatan penghuninya.
“Bantuan dari Pemerintah Sidoarjo dan Baznas akan segera dikucurkan dan proses renovasi akan dimulai paling lambat minggu depan. Kami juga akan menambah fasilitas kamar mandi yang saat ini tidak ada, agar kesehatan penghuninya lebih terjaga,” jelas Subandi.
Komitmen untuk Masyarakat
Melalui tindakan cepat ini, Subandi berharap dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan Indayanti dan meningkatkan kualitas hidupnya. Ia juga menegaskan bahwa kondisi rumah warga yang tidak layak huni akan terus menjadi prioritas dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sidoarjo.
“Mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat sedikit membantu kesejahteraan ibu Indayanti. Program sidak RTLH ini akan terus kita lakukan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo,” tambah Subandi.
Indayanti bukan satu-satunya yang mendapat perhatian. Program bantuan RTLH ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga Sidoarjo yang membutuhkan, memberikan harapan dan kenyamanan bagi mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Bagi Indayanti, bantuan ini adalah bukti nyata bahwa harapan itu masih ada, dan perubahan bisa terjadi kapan saja.
