Mojokerto – Universitas Islam Majapahit (UNIM) baru-baru ini meraih kesempatan emas dengan mendapatkan hibah Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Kemendikbudristek 2024. Kegiatan ini bermitra dengan kelompok tani Margo Rukun di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Pembukaan kegiatan dan sosialisasi berlangsung hari ini, menandai awal dari sebuah inisiatif perubahan signifikan dalam sektor pertanian desa tersebut (13/08/2024).
Dalam kegiatan ini Achmad Rijanto, S.T., M.T., yang panggilan akrabnya Pak Rijanto menjadi ketuanya. Ia bersama timnya yang terdiri dari Suesthi Rahayuningsih, S.Si., M.Pd., dan Ir. Luki Ardiantoro, M.T., serta sejumlah mahasiswa dari Program Studi Teknik Mesin. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi pertanian baru dan memberikan dukungan praktis bagi para petani lokal.
Dalam acara pembukaan yang meriah tersebut, Pak Rijanto mengungkapkan harapan besar terhadap program ini. “Kami sangat berharap kemitraan ini dapat meningkatkan efisiensi pertanian di Desa Sidomulyo. Selain memberikan alat pertanian berupa satu buah hand tractor dan dua buah alat penyemprot hama elektrik, kami juga akan memberikan pendampingan serta penerapan teknologi terbaru di dunia pertanian,” katanya. Ia menambahkan bahwa salah satu inovasi penting yang akan mereka perkenalkan adalah peralihan alat pertanian dari bahan bakar bensin ke bahan bakar gas, yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
Kepala Desa Sidomulyo, Pak Karsono, menyambut baik kegiatan ini dengan penuh antusiasme. Dalam sambutannya, Pak Karsono mengungkapkan rasa syukurnya dan apresiasinya terhadap kemitraan ini. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan UNIM dan berharap kolaborasi ini dapat membawa dampak positif bagi kegiatan pertanian di desa kami. Kami juga bangga menjadi salah satu desa pertanian terbaik dan berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi yang dapat membantu mengatasi berbagai tantangan di bidang pertanian,” tuturnya.
Pak Karsono juga berharap agar inovasi-inovasi lainnya dapat muncul di masa depan untuk lebih meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. “Kami ingin terus berinovasi dan mengembangkan teknologi yang dapat mendukung keberhasilan pertanian kami,” tambahnya.
Sambutan Masyarakat Terkait Hibah PKM Kemendikbudristek

Dalam kesempatan yang sama, Pak Suatno, ketua Kelompok Tani Margo Rukun, mengungkapkan kebahagiaannya atas bantuan ini. Seiring dengan penyerahan hand tractor baru, ia menjelaskan, “Saat ini, kelompok kami hanya memiliki dua traktor yang sudah cukup tua. Oleh karena itu, dengan adanya hand tractor baru, kami akan memiliki cadangan yang sangat kami perlukan. Dengan demikian, ini tentu akan mempermudah pekerjaan kami di lapangan,” ujar Pak Suatno dengan penuh semangat.
Selain penyerahan alat pertanian, kegiatan sosialisasi juga mencakup pelatihan tentang digital marketing. Hal ini bertujuan untuk memperluas distribusi hasil pertanian dari Desa Sidomulyo ke pasar yang lebih luas dengan memanfaatkan teknologi digital. Para peserta pelatihan akan mendapat bekal pengetahuan tentang pemanfaatan berbagai platform digital untuk pemasaran produk pertanian, yang harapannya dapat meningkatkan pendapatan mereka.
Program Hibah PKM Kemendikbudristek ini memiliki beberapa harapan target hasil. Pertama-tama, ada harapan untuk peningkatan aset mitra. Selanjutnya, program ini juga bertujuan meningkatkan keterampilan dalam mengoperasikan alat dan pendapatan. Selain itu, keterampilan dalam digital marketing diharapkan dapat berkembang, sementara itu perluasan wilayah pemasaran produk dan pengelolaan pembukuan keuangan yang lebih baik juga menjadi fokus utama.
Dukungan UNIM dan inovasi yang diperkenalkan diharapkan akan mengembangkan Desa Sidomulyo menjadi pusat pertanian yang maju dan berdaya saing, sekaligus menjadi contoh kolaborasi efektif antara institusi pendidikan dan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan pertanian.
