Mojokerto – Dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali ditunjukkan Universitas Islam Majapahit (UNIM) melalui program pengabdian kepada masyarakat. Pada Rabu (7/8/2025), UNIM menyerahkan paket hibah peralatan produksi modern kepada Ibu Siti Umroh, pelaku UMKM kue tradisional di Desa Glonggongan, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.
Bantuan ini merupakan hasil hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang bertujuan meningkatkan produktivitas, menjaga mutu, serta memperkuat daya saing produk kue tradisional di pasar yang semakin kompetitif. Adapun peralatan yang disalurkan meliputi mesin pengaduk kue kapasitas 10 liter, oven berbahan bakar gas LPG dengan body stainless steel dan tiga elemen pemanas, mesin disk mill, mesin pemotong ubi, dan ayakan tepung 80 mesh.
Ketua tim pengabdian, Anita, SP., M.Agr, bersama anggota Eny Setyariningsih, SE., MM dan Marisha Khanida, SE., M.Ak, CIAP., CPRM, menyampaikan bahwa program ini bukan hanya sekadar pemberian alat, tetapi juga mencakup pendampingan usaha dan pelatihan. Materi pelatihan meliputi pembuatan kue tradisional berbahan dasar tepung ubi, manajemen keuangan, dan strategi pemasaran.
“Tujuan kami adalah memastikan UMKM tidak hanya mampu memproduksi dalam jumlah besar, tetapi juga menjaga kualitas dan kebersihan produk, serta memiliki strategi pemasaran yang efektif,” ujar Anita.
Rektor UNIM, Dr. Muhamad Nur, SH., M.Si, memberikan apresiasi kepada Kementerian dan mitra UMKM atas kolaborasi ini. “Kami berharap bantuan ini membuat UMKM kue tradisional semakin produktif, higienis, dan berdaya saing. Program ini juga menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, pelaku UMKM, dan pemerintah,” ujarnya.
Ibu Siti, yang telah menekuni usaha kue tradisional selama lebih dari satu dekade, menyambut gembira bantuan tersebut. “Dengan alat baru ini, proses produksi lebih cepat dan hasilnya lebih konsisten. Saya optimis usaha ini bisa berkembang dan membuka lapangan kerja baru,” tuturnya penuh semangat.
Melalui inisiatif ini, UNIM kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan kuliner tradisional yang menjadi bagian penting dari identitas budaya bangsa.
