Almaty, Kazakhstan – Universitas Brawijaya (UB) terus memperluas jejaring internasional dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kazakh National Agrarian Research University (KazNARU), Kazakhstan. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat bidang pendidikan, penelitian, inovasi, hingga pengembangan sumber daya manusia di kawasan Asia Tengah.
Kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Almaty, Kazakhstan, pada Rabu, 22 Juli 2026. Delegasi Universitas Brawijaya dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Internasionalisasi, Andi Kurniawan, bersama sejumlah pimpinan dan dosen UB. Sementara dari pihak KazNARU hadir Vice-Rector Gulmira Alpysbayeva, Head of the International Office Abzal Abdramanov, serta Global Development Manager LL.M. Nuriya Imasheva.
Dalam pertemuan tersebut, kedua perguruan tinggi membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan, terutama penelitian bersama di bidang pembangunan kompleks agroindustri. Kolaborasi riset ini diharapkan mampu menggabungkan kepakaran akademisi dari kedua institusi untuk menghasilkan inovasi yang mendukung sektor pertanian, pangan, energi, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.
Selain penguatan riset, Universitas Brawijaya dan KazNARU juga menjajaki perluasan program mobilitas akademik melalui pertukaran mahasiswa, kunjungan dosen, kuliah tamu, joint lecture, hingga berbagai kegiatan akademik bersama di tingkat sarjana maupun pascasarjana. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengalaman internasional sivitas akademika kedua universitas.
Universitas Brawijaya dan KazNARU memperkuat kerja sama riset, pendidikan, serta inovasi agroindustri di Kazakhstan (dok.UB)
Pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi salah satu fokus pembahasan. Kedua institusi berencana menyelenggarakan program peningkatan kompetensi bagi tenaga pengajar serta magang ilmiah bagi mahasiswa magister dan doktor. Program ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan penelitian, penulisan publikasi ilmiah, pengembangan teknologi, sekaligus memperluas jejaring akademik internasional.
Di bidang pendidikan, UB dan KazNARU membahas peluang implementasi program double degree. Melalui skema ini, mahasiswa dari kedua universitas berkesempatan memperoleh pengalaman belajar internasional melalui kurikulum yang disusun dan diakui bersama oleh kedua institusi.
Tak hanya itu, kerja sama juga diarahkan pada transfer teknologi dan pengembangan layanan penyuluhan (extension services). Langkah ini diharapkan mampu mempercepat hilirisasi hasil penelitian, penerapan teknologi baru, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung masyarakat dan pelaku usaha, khususnya di sektor agroindustri.
Pertemuan tersebut menjadi pijakan awal dalam memetakan bidang-bidang kolaborasi prioritas yang akan direalisasikan secara bertahap. Tindak lanjut kerja sama akan difokuskan pada pengembangan riset bersama, mobilitas dosen dan mahasiswa, pelatihan akademik, penguatan program pascasarjana, implementasi double degree, hingga transfer teknologi.
Melalui inisiatif ini, Universitas Brawijaya menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring internasional serta membangun kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi pengembangan pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama dengan KazNARU juga diharapkan semakin mempererat hubungan akademik antara Indonesia dan Kazakhstan, khususnya dalam pengembangan agroindustri serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing global.