Mojokerto – Suasana damai menyelimuti perayaan Paskah di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Sentanan, Kota Mojokerto, seiring dengan hadirnya pengamanan intensif dari aparat TNI dan Polri. Kolaborasi antara Kodim 0815 dan Polres Mojokerto Kota menjadi wujud nyata kepedulian negara dalam menjaga ketenteraman umat beragama.
Pengamanan dimulai sejak malam perayaan hingga ibadah Minggu pagi. Personel gabungan ditempatkan secara strategis di titik-titik rawan di sekitar gereja, baik di bagian dalam maupun luar. Kehadiran mereka menciptakan rasa aman dan mendukung kekhusyukan umat dalam menjalankan ibadah.
Komandan Kodim 0815 Mojokerto, Letnan Infanteri Rully Noriza, dan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel Somanonasa, tampak memantau langsung jalannya pengamanan di lokasi.
“Kami ingin memastikan saudara-saudara kita umat Kristiani dapat beribadah dengan tenang dan damai. Sinergi ini juga sebagai wujud nyata dari semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Letnan Rully Noriza.
Dukungan penuh juga datang dari aparat di tingkat kelurahan. Babinsa Sentanan, Koptu Irfan, bersama Serda Edy, menyatakan bahwa kerja sama TNI dan Polri adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan keutuhan NKRI, terlebih di momentum keagamaan seperti ini.
Apresiasi pun mengalir dari pihak gereja. Seorang pengurus GKJW menyampaikan rasa terima kasih atas penjagaan yang dirasa sangat membantu dan memberikan ketenangan selama ibadah berlangsung.
“Kami merasa sangat terbantu dan terlindungi. Terima kasih kepada TNI dan Polri yang hadir menjaga kami selama ibadah berlangsung,” tuturnya.
Dengan pengamanan yang maksimal, seluruh rangkaian ibadah Paskah di GKJW Mojokerto berjalan dengan tertib, damai, dan penuh kekhidmatan. Momen ini sekaligus memperlihatkan tingginya semangat toleransi antarumat beragama dan komitmen aparat dalam merawat keharmonisan sosial.
