Jember – Ribuan langkah berpadu irama drum. Itulah suasana yang terasa saat Tradisi Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) edisi ke-48 kembali digelar pada Sabtu (23/8/2025). Ajang budaya sekaligus olahraga rakyat ini tampil berbeda dengan suguhan marching band di empat titik rute, panggung hiburan rakyat, serta deretan pelaku UMKM yang meramaikan jalannya acara.
Start dimulai dari Alun-alun Tanggul dan berakhir di Alun-alun Jember, dengan total jarak tempuh mencapai 30 kilometer. Belasan ribu peserta dari berbagai daerah bahkan perwakilan luar negeri turut serta, menjadikan Tajemtra 2025 salah satu agenda paling meriah sepanjang tahun. Antusiasme masyarakat yang tumpah ruah di sepanjang jalur semakin menambah semaraknya perhelatan.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang hadir langsung melepas peserta, mengaku terkesan dengan semangat luar biasa para peserta maupun masyarakat.
“Mereka nggak lelah, nggak capek, mereka terus berjalan sampai finish. Ini tandanya Jember akan kita bangkitkan lagi untuk mencapai kejayaan di Jember Baru Jember Maju. Antusias masyarakat luar biasa, saya sendiri tidak menyangka. Persiapannya memang saya pikir ala kadarnya, tapi sambutannya luar biasa,” ujarnya.
Menurut Fawait, Tajemtra bukan hanya sekadar ajang olahraga jalan kaki, melainkan simbol kebersamaan dan persatuan masyarakat Jember. Ia menambahkan, di masa mendatang Tajemtra berpotensi berkembang menjadi agenda berskala nasional bahkan internasional.
“Tadi kita juga sudah mendapatkan banyak masukan. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih gebyar lagi. Kalau tahun ini sudah ada peserta dari kabupaten/kota lain dan juga dari luar negeri, semoga tahun depan jumlahnya bisa lebih banyak lagi,” tambahnya.
Selain menjadi ajang sportivitas, Tajemtra tahun ini juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi lokal. Ratusan UMKM hadir menawarkan produk unggulan mereka di sepanjang rute. Ditambah dengan kehadiran panggung hiburan rakyat, acara ini bukan hanya parade jalan kaki, tetapi juga festival kebudayaan yang menggerakkan roda ekonomi sekaligus memperkuat citra Jember sebagai destinasi wisata budaya.
Bagi masyarakat, Tajemtra telah menjadi tradisi yang selalu ditunggu tiap tahun. Kehadiran hiburan dan partisipasi pelaku usaha lokal membuat gelaran kali ini kian berkesan. Dengan semangat Jember Baru, Jember Maju, Tajemtra 2025 membuktikan bahwa tradisi mampu terus hidup, berkembang, dan memberi manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. (ADV).
