Dua bayang sejarah—Tarunajaya dan Diponegoro—sering dipuja sebagai simbol perlawanan. Namun di balik heroisme itu, Tan Malaka dalam Aksi Massa menunjukkan satu hal menyakitkan: dua tokoh besar…
Di tengah kegaduhan politik dan hilangnya kepercayaan pada institusi publik, gagasan-gagasan lama seringkali memberikan kejernihan baru. Aksi Massa karya Tan Malaka (1933), yang ditulis dalam pengasingan,…
Kehidupan rakyat kecil di masa kolonial penuh kesulitan. Buruh bekerja panjang dengan upah rendah, petani kehilangan tanah, sementara kaum feodal malah bersekutu dengan penguasa kolonial. Gambaran…
Gugatan intelektual ditorehkan Tan Malaka di tengah gejolak Agresi Militer Belanda II, antara 1948 hingga 1949. Dalam situasi genting itu, lahirlah buku Gerpolek: Gerilya Politik dan…
Wabah kebodohan kolektif bisa berakar dari satu hal: cara berpikir yang salah. Tan Malaka dalam karyanya Madilog (Materialisme, Dialektika, Logika) menggugat keras logika mistika yang mengakar…