Mojokerto – Semangat memperbaiki kualitas pendidikan terus digaungkan di Kabupaten Mojokerto. Kali ini, giliran SMPN 2 Mojoanyar yang mendapatkan perhatian melalui proyek rehabilitasi ruang kelas yang resmi dimulai sejak Selasa (8/7/2025).
Proyek yang dikelola Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto ini mengusung nilai kontrak sebesar Rp561.125.000 dengan masa pengerjaan selama 120 hari kalender. Pekerjaan dilakukan oleh CV ASTA JAYA, sementara pengawasan dilakukan oleh CV LENTERA ICON sesuai kontrak bernomor 027/5931/416-101.Prassar/VII/2025.
Pelaksana proyek, Joko, menyatakan bahwa fokus utama rehabilitasi adalah perbaikan atap dan bagian penting lain dari ruang kelas. Hal ini dilakukan demi menciptakan kenyamanan yang lebih baik bagi siswa maupun guru.
“Pekerjaan ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan bagi siswa dan tenaga pengajar, agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik tanpa kendala fisik dari bangunan,” ujarnya, Minggu (20/7/2025).
Mimik, seorang wali murid yang juga warga sekitar sekolah, menyambut positif langkah tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap fasilitas pendidikan di daerahnya.
“Saya senang sekali, semoga dengan gedung yang lebih nyaman, anak-anak bisa belajar lebih fokus dan guru juga bisa mengajar dengan tenang,” ungkapnya.
Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan menegaskan bahwa rehabilitasi ini bukan hanya soal fisik bangunan, tapi juga merupakan bentuk keseriusan dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Fasilitas yang layak dipercaya dapat meningkatkan semangat belajar siswa serta kenyamanan tenaga pengajar dalam menjalankan tugasnya.
Dengan kondisi kelas yang lebih aman dan nyaman, diharapkan proses pendidikan di SMPN 2 Mojoanyar akan berlangsung lebih kondusif, mendukung terciptanya generasi yang cerdas dan berdaya saing.
Proyek ini menjadi salah satu dari serangkaian program perbaikan sarana pendidikan yang dicanangkan untuk tahun anggaran 2025 di Kabupaten Mojokerto.
