Mojokerto – Langkah nyata menuju lingkungan belajar yang lebih layak dimulai di SMPN 2 Bangsal. Pemerintah Kabupaten Mojokerto, melalui Dinas Pendidikan, secara resmi memulai proyek rehabilitasi ruang kelas sekolah tersebut pada Selasa (2/7/2025), dengan harapan bisa meningkatkan kenyamanan dan efektivitas proses pembelajaran.
Proyek yang bernilai kontrak Rp192.761.015 ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan dijadwalkan rampung dalam kurun waktu 90 hari kerja atau hingga 30 September 2025. Pelaksanaan fisik dikerjakan oleh CV. Bumi Karya Persada, dengan pengawasan ketat untuk memastikan mutu dan tenggat waktu proyek dapat terpenuhi.
“Kami berkomitmen menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan hasil maksimal agar sekolah dapat memanfaatkan ruang kelas yang lebih layak,” ujar Kevin, pelaksana proyek dari CV. Bumi Karya Persada, Minggu (20/7/2025).
Langkah rehabilitasi ini disambut hangat oleh warga sekitar. Rista, seorang warga yang tinggal tak jauh dari SMPN 2 Bangsal, menyampaikan apresiasinya atas proyek tersebut.
“Kami senang dan bangga karena ruang kelas yang tadinya kurang layak, kini akan diperbaiki. Ini jelas akan sangat bermanfaat bagi para murid dan guru,” katanya.
Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto menaruh harapan besar terhadap dampak positif proyek ini. Mereka menilai bahwa infrastruktur pendidikan yang memadai merupakan faktor kunci dalam menciptakan semangat belajar dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Dengan ruang kelas yang lebih layak dan nyaman, proses pembelajaran diharapkan menjadi lebih kondusif. Pihak sekolah juga dapat menjalankan aktivitas pendidikan dengan lebih optimal tanpa terkendala kondisi fisik bangunan yang kurang memadai.
Proyek ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus bentuk tanggung jawab terhadap kebutuhan siswa dan tenaga pendidik.
Rehabilitasi ini diharapkan tidak hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga membawa semangat baru bagi dunia pendidikan di Kabupaten Mojokerto.
