Jombang – Menjelang waktu berbuka puasa, penjual sempol ayam di Dusun Tanjung Anom, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, ramai diserbu pembeli. Sempol ayam buatan Najwa Food, yang dijual dengan harga hanya Rp 500 per tusuk, menjadi pilihan utama masyarakat yang berburu takjil dengan harga ekonomis.
Khoir, sang penjual, mengaku kewalahan melayani permintaan yang terus meningkat sejak awal Ramadan. Banyak warga datang lebih awal untuk memastikan mereka mendapatkan sempol ayam sebelum kehabisan.
“Setiap sore, banyak pembeli yang antre. Mereka suka karena harganya murah dan rasanya enak,” ujar Khoir.
Sempol ayam merupakan jajanan gorengan yang terbuat dari campuran tepung tapioka, daging ayam, tepung terigu, dan beberapa bumbu lainnya. Adonan tersebut kemudian dibentuk menyerupai sate, direbus, lalu digoreng hingga matang sebelum akhirnya disajikan dengan saus atau sambal.
Bahan-bahan utama sempol ayam meliputi daging ayam, tepung terigu, tepung tapioka, baking powder, air dingin, daun bawang, bawang merah goreng, bawang putih goreng, garam, dan penyedap rasa.
Dengan teksturnya yang kenyal serta rasa gurih yang khas, sempol ayam menjadi camilan favorit yang cocok untuk berbuka puasa. Harga yang terjangkau membuatnya semakin diminati oleh berbagai kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa.
Khoir berharap usahanya dapat terus berkembang dan semakin dikenal luas. Ia juga berencana menambah jumlah produksi untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat selama bulan Ramadan.
“Dengan harga terjangkau, saya ingin semua orang bisa menikmati sempol ayam ini sebagai salah satu takjil favorit mereka,” tambahnya.
Fenomena jajanan murah dan lezat seperti sempol ayam ini menunjukkan bagaimana kuliner sederhana tetap menjadi primadona di tengah masyarakat, terutama saat Ramadan.
