Samarinda – “Nawaitunya sudah baik, maka perlu juga harus dijaga dengan baik,” ucap Sapto Setyo Pramono, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, menegaskan pentingnya arah pendirian organisasi masyarakat (ormas) agar tetap pada jalurnya sebagai mitra pembangunan. Hal itu ia sampaikan dalam forum Rapat Koordinasi Penanganan Ormas Terafiliasi Premanisme, yang berlangsung di Kantor Kesbangpol Kaltim, Minggu (11/5/2025).
Sapto menyampaikan apresiasi terhadap langkah pemerintah pusat dan daerah yang berinisiatif menghimpun ormas, yayasan, dan komunitas lainnya untuk bersinergi menjaga stabilitas sosial dan iklim investasi. Ia menilai ormas bukan didirikan untuk menciptakan ketakutan, tetapi untuk memperkuat tatanan sosial serta mendukung program pembangunan pemerintah.
“Intinya kan pendirian ormas untuk menjadi mitra dalam pembangunan bangsa dan daerah, bukan malah menjadi beban atau ancaman,” ujarnya.
Menurut politisi Partai Golkar tersebut, ormas memiliki peran vital dalam meningkatkan partisipasi publik. Namun, jika tidak dibina secara benar, sebagian bisa terjebak pada praktik menyimpang yang kontraproduktif.
Untuk itu, ia mendukung pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ormas yang dirancang pemerintah pusat dan akan segera diimplementasikan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
“Deputi tadi menyampaikan akan ada Satgas yang sudah dibentuk di pusat, dan akan segera diturunkan ke tingkat pemerintah provinsi dan kabupaten. Tentu kami dukung,” kata Sapto.
Ia menambahkan, pembinaan terhadap ormas harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek administratif, tetapi juga ideologis dan sosial. Sapto menilai pendekatan ini penting karena ormas di Kalimantan Timur berasal dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya.
“Karena ormas ini terdiri dari berbagai macam latar belakang, maka tentu perlu pendekatan-pendekatan yang komprehensif. DPRD siap berperan bersama pemerintah provinsi dalam pembinaan yang benar dan tepat,” pungkasnya.
Diharapkan, sinergi lintas sektor antara pemerintah, legislatif, dan tokoh masyarakat mampu menciptakan lingkungan sosial yang kondusif dan mendukung peran Kaltim sebagai pusat pemerintahan nasional di masa depan. (ADV).
