Mojokerto – Suasana baru mewarnai lingkungan TK Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, sejak dimulainya pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) TKNP 1 Jetis pada awal Juli 2025. Proyek ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pendidikan melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Proyek pembangunan yang dimulai pada 8 Juli 2025 ini menelan anggaran sebesar Rp629.483.000 dan dijadwalkan selesai dalam 120 hari kalender. Konstruksi RKB ditangani oleh CV Tiga Lautan Berlian, sementara proses pengawasan proyek dikelola oleh CV Aurora Consultant. Pembangunan ini tercatat dalam kegiatan bernomor 027/5926/416-101.Prassar/VI/2025 dalam APBD Kabupaten Mojokerto 2025.
“Pembangunan RKB ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memperkuat sektor pendidikan. Kami berharap bangunan ini nantinya bermanfaat tidak hanya bagi siswa dan guru, tetapi juga masyarakat sekitar,” kata Deo, pelaksana proyek, saat ditemui, Selasa (19/8/2025).
Ruang kelas baru ini dirancang untuk menunjang kenyamanan belajar bagi siswa TK serta meningkatkan kualitas interaksi antara guru dan murid. Selain menambah kapasitas, pembangunan ini juga diharapkan mendorong peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut.
Penggunaan dana DBHCHT dalam proyek ini mencerminkan prioritas anggaran yang diarahkan pada sektor esensial, termasuk pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah berharap, sinergi antara lembaga pelaksana dan pengawas dapat memastikan proyek selesai tepat waktu dengan kualitas yang optimal.
Warga sekitar juga menyambut baik pembangunan ini, karena menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap pendidikan anak-anak mereka. Proyek ini diharapkan dapat memberi semangat baru bagi para guru dan siswa dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar di lingkungan yang lebih layak dan aman.
Dengan target rampung pada akhir Oktober 2025, pembangunan RKB TKNP 1 Jetis menjadi salah satu bentuk transformasi infrastruktur pendidikan yang diharapkan membawa dampak jangka panjang bagi kemajuan pendidikan di Mojokerto.
