Mojokerto – Suara mesin dan denting palu mulai terdengar dari SDN Balongsari, pertanda dimulainya proyek rehabilitasi sekolah yang telah lama dinanti. Sekolah dasar yang berlokasi di Desa Balongsari, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto ini resmi memasuki tahap pembangunan kembali sejak awal Juli 2025.
Proyek ini dibiayai oleh APBD Kabupaten Mojokerto dengan nilai kontrak mencapai Rp463.292.000,00 dan ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari kalender, dimulai dari 9 Juli hingga 6 November 2025. Pelaksana proyek adalah CV Artha Kencana Nararya yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan setempat.
“Kami berharap pembangunan ini nantinya bisa memberikan manfaat besar bagi para murid dan guru. Kenyamanan dalam proses belajar mengajar adalah hal yang utama,” ujar Ufur, mandor pelaksana proyek, saat ditemui di lokasi pada Rabu (27/8/2025).
Rehabilitasi tersebut mencakup perbaikan struktur bangunan, pengecatan ulang, dan penambahan fasilitas pendukung pembelajaran. Menurut evaluasi sebelumnya, kondisi fisik gedung sudah tidak layak digunakan dan bahkan dianggap membahayakan keselamatan siswa serta tenaga pendidik.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pendidikan menyambut baik pelaksanaan proyek ini, karena dinilai sebagai langkah strategis dalam pemerataan infrastruktur pendidikan, khususnya di wilayah pedesaan yang selama ini masih kekurangan perhatian dalam hal fasilitas sekolah.
Warga Desa Balongsari pun turut memberikan dukungan atas pelaksanaan proyek tersebut. Banyak dari mereka yang berharap proses rehabilitasi berjalan lancar tanpa hambatan berarti agar anak-anak mereka dapat segera belajar di lingkungan yang lebih layak dan aman.
Dengan target penyelesaian di awal November, diharapkan SDN Balongsari bisa kembali digunakan secara optimal sebelum akhir tahun pelajaran. Proyek ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam membenahi sarana pendidikan, sekaligus investasi jangka panjang bagi generasi masa depan.
