Depok— Kepedulian terhadap kesehatan dan produktivitas para lanjut usia (lansia) harus kita perhatikan. Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Duafa telah lama berperan aktif pada kesehatan lansia. Salah satu program LKC Dompet Duafa adalah Pos Sehat, di mana para lansia selain menjadi penerima manfaat juga menjadi kader di Pos Sehat.
Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang jatuh pada 29 Mei 2022. LKC Dompet Duafa menggelar berbagai macam rangkai acara yang berlangsung di 12 provinsi di Indonesia. Sejak 23 Mei 2022 lalu, setidaknya ada lima rangkaian yang telah terselenggarakan. Yaitu skrining kerentaan, skrining kesehatan jiwa, senam lansia, lomba lansia, dan campaign. Sedangkan puncak HLUN tergelar pada Jumat (10/6/2022) di Kantor Kecamatan Cinere, Depok, Jawa Barat.
Direktur Dakwah Budaya dan Pelayanan Masyarakat, Ustaz Ahmad Shonhaji mengatakan, puncak aksi HLUN tahun ini digelar di 12 Provinsi secara serentak yang terinisiasi oleh Divisi Kesehatan Dompet Duafa. “Beberapa kegiatan antara lain skrining kesehatan dan kesehatan jiwa, senam lansia, lomba, edukasi dan juga kegiatan berdaya lansia dengan budaya. Semua kita lakukan pendektan dengan lansia CERDIK (Cek kesehatan secara berkala, enyahkan dari asap rokok, rajin berolahraga, diet yang seimbang, Istirahat yang cukup dan Kelola Stress),” ujar Shonhaji dalam siaran pers yang diterima Republika, Jumat (10/6/2022).
“Karena itu kenapa kita ada program screening kejiwaan? Dan ternyata dari sample 365 jiwa, 125 sehat dan sisanya mengalami depresi ringan hingga berat. Tapi ini bagian kontribusi lansia sehat, berdaya, semangat dan berbudaya. Mudah-mudahan ini menjadi pelecut komunitas-komunitas lainnya. Untuk menggerakan para lansia agar mereka tetap produktif, lansia harus Semangat, Sehat dan Sejahtera,” katanya.
Sementara itu, General Manager Kesehatan Dompet Duafa, dr. Yeni Purnamasari menjelaskan, pos-pos Sehat Dompet Duafa yang kadernya merupakan para lansia di antaranya Pos Sehat Al Falah dan Pos Sehat Husnul Khatimah turut memeriahkan acara peringatan ini.
“LKC Dompet Duafa menggelar acara HLUN sebagai bentuk apresiasi berupa penghargaan atas semangat jiwa raga serta peran penting dan strategi para lanjut usia Indonesia dalam kiprahnya mempertahankan kemerdekaan, mengisi pembangunan dan memajukan bangsa,” jelas Yeni.
Yeni menambahkan, sebelum pandemi Covid-19, kegiatan yang mereka lakukan untuk lansia di pos sehat di antaranya ada senam sehat, skrining PTM, pengajian lansia, berkebun, serta penyuluhan. Selain kegiatan itu, ada pula brain gym, curhat lansia, dan fisioterapi. Pengisi kegiatan tersebut juga terlaksanakan oleh kader lansia di pos sehat tersebut.
Di tengah-tengah acara ini juga ada penampilan unjuk kreatif dari para lansia. Di antaranya ada pembacaan puisi yang Ibu Etty bawakan Amibulah (73 tahun) dari Pos Sehat Al Falah. Selain itu juga penampilan krida lansia dari Suluk Nusantara dengan tarian-tarian yang terringi oleh lagu Perahu Layar.
Di sisi sesi tausiyah, Ustaz Ahmad Pranggono menceritakan kisah seorang nenek lansia pada zaman Rasulullah yaitu Qubaisyah. Qubaisyah bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah! tolong ajarkan kepadaku amalan pendek, singkat, sedikit, tapi bisa menuntunku di dunia dan akhirat. Dan jangan panjang-panjang karena aku sudah tua dan mudah lupa”.
Rasulullah mengajarkan, “Wahai Qubaisyah! menjelang masuk waktu subuh, katakanlah subhanallah wa bi hamdih, wa la haula wa la quata illa billah, sebanyak empat kali. Jika dibaca akan menghindarkan dari empat penyakit ini, yaitu penyakit gila, pikun, kusta, dan lumpuh”.
