Sidoarjo – Sebuah langkah besar menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat tengah dipersiapkan oleh Pjs. Bupati Sidoarjo, Dr. Ir. Muhammad Isa Anshori, A.TD., M.T. Melalui program Geber Sidoarjo (Gerakan Bersih Sidoarjo), ia mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Sidoarjo untuk terlibat dalam kerja bakti massal yang akan digelar serentak pada Jumat (4/10). Program ini diluncurkan sebagai bentuk komitmen Isa Anshori dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, hanya seminggu setelah ia resmi menjabat sebagai Pjs. Bupati Sidoarjo.
Kerja bakti massal ini akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perangkat desa, kelurahan, sekolah negeri dan swasta, hingga badan usaha. Mulai pukul 06.00 WIB, ribuan peserta akan tersebar di jalan-jalan utama perkotaan Sidoarjo, seperti Jalan Cokronegoro, Jalan Gubernur Suryo, Jalan A. Yani, Alun-alun Sidoarjo, hingga Jalan Ponti, Taman Abhirama, Jalan Gajah Mada, dan sejumlah jalan besar lainnya. Tujuan utamanya adalah membersihkan sampah, rumput liar, dan memperindah lingkungan kota.
Geber Sidoarjo: Langkah Nyata Jaga Kebersihan Lingkungan
Menurut Muhammad Isa Anshori, Geber Sidoarjo bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga upaya konkret untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. “Program ini bertujuan mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Saya berharap lewat Geber Sidoarjo, seluruh elemen masyarakat semakin peduli dan aktif menjaga kebersihan lingkungan mereka,” ucapnya pada Kamis (3/10).
Baginya, kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah semata. Dalam program ini, setiap warga diharapkan turut serta bergotong royong untuk membersihkan kawasan di sekitarnya, baik di rumah, tempat kerja, maupun fasilitas umum.
Kolaborasi untuk Kebersihan Kota
Kerja bakti massal ini tak hanya melibatkan ASN atau aparat desa, tetapi juga mengundang partisipasi aktif dari berbagai organisasi masyarakat dan warga secara langsung. Jalan-jalan utama dan ikon-ikon kota menjadi fokus utama dalam gerakan bersih-bersih ini. Isa Anshori menekankan bahwa gerakan ini diharapkan menjadi awal dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan asri di Sidoarjo.
“Saya mengajak seluruh warga Sidoarjo untuk bersama-sama turun tangan menjaga kebersihan lingkungan kita,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa aksi ini tidak hanya terbatas pada ruang publik, tetapi bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan tempat kerja.
Pentingnya Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Isa Anshori menyoroti pentingnya penerapan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai fondasi untuk menjaga kualitas kesehatan masyarakat. Menurutnya, kebiasaan menjaga kebersihan bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. “PHBS harus menjadi bagian dari keseharian kita. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo,” tambahnya.
Program Geber Sidoarjo diharapkan bisa menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menumbuhkan budaya kebersihan, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas hidup mereka. Isa Anshori berharap program ini dapat berlanjut dan menjadi kebiasaan positif di masyarakat, dengan semakin banyak warga yang terlibat dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Menjaga kebersihan tidak hanya untuk kita, tetapi juga untuk anak cucu kita. Kebersihan lingkungan adalah investasi masa depan,” tutup Isa Anshori.
Langkah Bersama Menuju Masa Depan yang Bersih
Dengan diluncurkannya Geber Sidoarjo, Pjs. Bupati Sidoarjo telah membuka pintu kolaborasi bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan kota. Gerakan ini bukan hanya simbol kebersamaan, tetapi juga pesan kuat bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, yang bisa diwujudkan dengan semangat gotong royong.
Kebersihan yang terjaga akan memberikan kenyamanan bagi semua warga, serta menciptakan kota yang lebih sehat dan indah untuk ditinggali. Semoga dengan adanya Geber Sidoarjo, Sidoarjo dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga lingkungan melalui aksi nyata.
