Mojokerto – Muhammad Al Barra (Gus Barra) mendaftarkan diri sebagai calon Bupati Kabupaten Mojokerto 2024, Minggu (05/05/2024).
Gus Barra, tiba di kantor DPC PKB sekitar pukul 16 00 Wib. Wakil Bupati Mojokerto tersebut di kawal puluhan relawan, dari GP Ansor, Gas Gus dan Prabu. Kedatangannya ke kantor DPC PKB Kabapaten Mojokerto di sambut oleh ketua DPC PKB Ayni Zuhroh bersama ketua dewan syuro dan ketua dewan rois.
Keputusan PKB Terkait Rekom Calon Kepala Daerah
Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Hj. Ayni Zuroh, SE. MM. menyampaikan keyakinannya bahwa partainya memiliki “golden ticket” memberangkatkan sendiri. Selain itu Ketua Umum DPP PKB sudah berstetmen bahwa siapapun, baik itu internal atau eksternal bisa untuk menjadi kandidat bakal calon kepala daerah melalui PKB.
“Asal calon tersebut mempunyai elektabilitas, kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni” kata Ayni Zuhroh
Namun, ia menekankan bahwa kandidat yang mendapatkan rekom harus memiliki Elektabilitas, kapabilitas dan berkualitas. Keputusan mengenai rekomendasi PKB untuk calon kepala daerah adalah keputusan DPP PKB.
“Tetap keputusan bukan dari DPC PKB, keputusan rekom tetap ada di DPP PKB. Jadi kami mohon Gus Barra tetap mengikuti tahapan selanjutnya” tukas Ayni Zuhroh yang juga Ketua DPRD kabupaten Mojokerto ini
Menurutnya PKB tidak boleh gegabah dalam memilih calon. Salah satu tokoh yang mempunyai elektabilitas yang mumpuni adalah Gus Barra, mangkanya kita beri formulir.
” Dan Alhamdulillah Gus Barra cekatan dan cepat masuk. Berarti niat Gus Barra sangat besar untuk bisa dapat rekom dari PKB” lanjut ketua DPRD Kabupaten Mojokerto ini.
Visi Misi Gus Barra Jika Terpilih
Gus Barra menyampaikan visinya untuk menjadikan Mojokerto sejahtera, adil, dan makmur melalui peningkatan SDM masyarakat. Salah satu program unggulannya adalah beasiswa pendidikan kepada minimal 100 mahasiswa yang berprestasi. Dengan harapan mereka akan mengabdi kepada masyarakat setelah lulus.
“Minimal 100 mahasiswa berprestasi kabupaten Mojokerto kita biaya kuliah mereka secara gratis sampai selesai. Dan setelah lulus mereka akan mengabdi kepada masyarakat Mojokerto” lanjut Gus Barra.
Selain itu, Gus Barra berkomitmen untuk bekerja sama dengan lembaga terkait guna meningkatkan akhlak generasi penerus bangsa di Mojokerto.
Kemudian pendidikan integral. Yakni,pendidikan yang di kolaborasi dengan pendidikan agama, dan ini kita berkerja sama dengan TPQ dan Madrasah Diniyah di kabupaten Mojokerto.
“Agar anak-anak kita tumbuh berkembang menjadi anak-anak yang berakhlak. Anak-anak menjadi tumbuh berkembang menjadi anak-anak yang bermoral dan berakhlaktur karimah” kata Gus Barra.
Dalam hal pelayanan kesehatan, beliau berjanji untuk mengaktifkan kembali BPJS dengan sistem Penerima Bantuan Iuran (BPJS PBI). Harapannya langkah ini dapat mengurangi kesulitan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.
Tak hanya itu, Gus Barra juga memiliki rencana ambisius untuk mengembangkan infrastruktur di Mojokerto. Menurutnya, infrastruktur tidak hanya terbatas pada akses jalan raya, tetapi juga mencakup bangunan-bangunan penting. Salah satu rencananya adalah memindahkan pusat pemerintahan Kab. Mojokerto dari kota ke daerah Kabupaten Mojokerto, dengan harapan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitarnya.
Meskipun begitu, dalam wawancaranya, Gus Barra masih merahasiakan siapa calon Wakil Bupati yang akan mendampinginya. Ini tentu menimbulkan rasa penasaran di kalangan masyarakat Mojokerto.
Dengan langkah Gus Barra yang penuh tekad dan visi yang jelas. Warga Mojokerto pun menantikan perubahan yang akan beliau usung jika terpilih menjadi kepala daerah Kabupaten Mojokerto 2024.
