Sidoarjo – Ibarat tunas yang dipersiapkan menjadi pohon kokoh di masa depan, generasi muda Kabupaten Sidoarjo terus dibina untuk mengenal dan mencintai daerahnya. Hal itu terlihat dalam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Gukyuk Cilik Sidoarjo 2026 yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Ahad (7/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana yang sekaligus membuka acara melalui pemukulan gong.
Ajang pemilihan duta wisata cilik tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam membentuk generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap pariwisata, budaya, serta berbagai potensi unggulan daerah. Sebanyak 20 finalis terbaik dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Sidoarjo tampil dalam malam puncak setelah melalui serangkaian tahapan seleksi dan pembekalan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Pemilihan Gukyuk Cilik tidak hanya berorientasi pada kompetisi semata, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi generasi penerus.
“Pemilihan Gukyuk Cilik bukan hanya tentang penampilan dan perlombaan. Kegiatan ini merupakan wadah untuk membentuk generasi muda yang cerdas, kreatif, percaya diri, berwawasan budaya, serta memiliki kecintaan terhadap pariwisata daerahnya,” ujar Mimik Idayana.
Ia menuturkan, Kabupaten Sidoarjo memiliki beragam potensi yang layak diperkenalkan kepada masyarakat luas. Mulai dari destinasi wisata, sentra industri kerajinan tas dan sepatu, aneka kuliner khas seperti lontong kupang, petis, dan kerupuk udang, hingga tradisi budaya yang menjadi identitas daerah.
“Siapa lagi yang akan memperkenalkan kekayaan tersebut jika bukan kalian, generasi muda penerus bangsa. Saya berharap seluruh finalis Gukyuk Cilik mampu menjadi duta wisata yang mengenalkan potensi pariwisata, budaya, dan kearifan lokal Sidoarjo kepada masyarakat luas,” katanya.
Mimik juga berpesan agar para pemenang yang nantinya menyandang gelar Guk dan Yuk Cilik Sidoarjo tidak berhenti pada pencapaian simbolis semata, tetapi mampu menunjukkan peran nyata dalam mempromosikan berbagai ikon dan destinasi unggulan daerah.
“Setelah terpilih nanti jangan hanya menyandang gelar. Harus ada aksi nyata. Jadilah teladan bagi teman-teman sebaya dan ikut mempromosikan potensi Kabupaten Sidoarjo agar semakin dikenal dan membanggakan,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo, Ruli Rochmawati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah serta mempersiapkan duta wisata cilik yang kreatif dan inspiratif.
“Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap Kabupaten Sidoarjo, membentuk generasi muda yang memiliki wawasan kepariwisataan, keterampilan komunikasi, karakter positif, serta menyiapkan duta wisata cilik yang mampu menjadi agen promosi daerah yang kreatif dan inspiratif,” jelasnya.
Sebelum tampil di grand final, para peserta telah mengikuti berbagai tahapan seleksi dan pembekalan yang mencakup pengetahuan kepariwisataan, budaya lokal, kemampuan komunikasi, bakat, hingga pemahaman mengenai potensi ekonomi kreatif Kabupaten Sidoarjo.
Pada malam puncak, dewan juri menetapkan Joyshen dari SD Kristen Petra 12 Sidoarjo sebagai Guk Cilik Sidoarjo 2026. Sementara gelar Yuk Cilik Sidoarjo 2026 diraih Chika dari SDN Pucang 2 Sidoarjo. Keduanya diharapkan mampu menjadi duta wisata muda yang aktif memperkenalkan kekayaan budaya dan destinasi unggulan Kabupaten Sidoarjo kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap lahir generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya sekaligus mampu menjadi ujung tombak promosi pariwisata daerah di masa mendatang.
