Makkah – Anggota DPRD Kutai Timur terpilih, Masdari Kidang, kini tengah menjalankan salah satu rukun Islam yang kelima, yaitu ibadah haji, di tanah suci Makkah Al Mukarrramah. Politisi dari Partai Demokrat ini mengungkapkan bahwa perjalanan ibadahnya berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Alhamdulillah, hari ini, Minggu 2 Juni 2024 pukul 10.00, kami meninggalkan Madinah menuju Mekah. Mohon doa dari warga di tanah air,” ujar Masdari melalui pesan singkat kepada media.
Masdari Kidang berangkat melaksanakan ibadah haji bersama kedua istrinya, Mursidah dan Rusmini. Kedua istri setianya selalu mendampingi dan memberikan dukungan dalam setiap langkah ibadah yang dijalankannya.
“Keberadaan istri-istri saya, Mursidah dan Rusmini, sangat membantu saya dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji ini,” ungkapnya dengan penuh syukur.
Perjalanan haji bagi Masdari Kidang bukan hanya sebagai kewajiban agama, tetapi juga sebagai bentuk syukur dan pencapaian spiritual. “Saya berharap ibadah haji ini menjadi haji yang mabrur,” harapnya.
Sebagai seorang politisi yang dikenal dekat dengan konstituennya, Masdari Kidang tidak lupa meminta doa dan dukungan dari masyarakat Kutai Timur agar ibadah hajinya berjalan lancar dan diterima oleh Allah SWT.
Di tengah kesibukan menjalankan tugas-tugas politiknya, Masdari selalu menyempatkan diri untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Perjalanan ibadah haji ini diharapkan dapat semakin menguatkan iman dan memberikan berkah bagi keluarganya serta masyarakat yang diwakilinya di DPRD Kutai Timur.
Seluruh masyarakat Kutai Timur dan rekan-rekan sejawat di DPRD menyampaikan doa terbaik untuk Masdari Kidang agar dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik dan kembali ke tanah air dengan selamat.
Perjalanan suci ini diharapkan dapat membawa inspirasi dan keberkahan bagi semua yang mengenal dan mendukungnya. Bagi Masdari, momen ini adalah puncak dari pencarian spiritual yang panjang, yang diharapkan dapat memberikan kekuatan baru dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat di Kutai Timur.
