Padang – Seperti pepatah yang menyebut pohon sebagai warisan bagi masa depan, semangat itu digaungkan jajaran TNI dan Polri di Sumatera Barat melalui aksi penghijauan bersama. Kegiatan yang mengusung tema “Culture Policing: Budaya Menanam Pohon untuk Masa Depan Lebih Baik” tersebut menjadi simbol kolaborasi kedua institusi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kebersamaan.
Kegiatan penanaman pohon berlangsung di Markas Polda Sumatera Barat pada Rabu (10/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumatera Barat bersama Komandan Sekolah Staf dan Komando (Dansesko) TNI Marsekal Madya TNI Arif Widianto didampingi Wakapolda Sumbar, para pejabat utama Polda Sumbar, serta Perwira Siswa (Pasis) Sesko TNI melakukan penanaman pohon secara simbolis. Jenis tanaman yang dipilih di antaranya pohon Gaharu (Aquilaria malaccensis) yang memiliki nilai ekologis sekaligus potensi ekonomi yang tinggi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara TNI dan Polri melalui pendekatan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan. Selain menjadi aksi penghijauan, program tersebut juga diharapkan mampu membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan alam bagi generasi mendatang.
“Melalui program Culture Policing ini, kita ingin membangun kultur peduli lingkungan yang dimulai dari aparat keamanan. Ini juga menjadi investasi lingkungan bagi masa depan generasi penerus,” ujar Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Menurutnya, gerakan tersebut tidak sekadar menjadi agenda simbolik semata, melainkan bagian dari upaya menumbuhkan budaya mencintai lingkungan di kalangan aparatur negara. Kesadaran tersebut dinilai penting karena aparat keamanan memiliki peran strategis dalam memberikan contoh positif kepada masyarakat.
“Pohon Gaharu yang ditanam hari ini menjadi simbol sinergitas yang kokoh, berakar kuat, dan diharapkan memberi manfaat luas bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Susmelawati juga menilai kehadiran jajaran Sesko TNI di Mapolda Sumbar menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kedua institusi. Kolaborasi yang terjalin selama ini diharapkan semakin kuat dan mampu mendukung berbagai program strategis yang menyentuh kepentingan masyarakat luas.
Pohon Gaharu sendiri dikenal sebagai tanaman bernilai tinggi karena menghasilkan resin yang banyak dimanfaatkan dalam industri parfum, kosmetik, hingga pengobatan tradisional. Selain memiliki manfaat ekonomi, keberadaan tanaman tersebut juga berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta mendukung program penghijauan.
Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Setelah prosesi penanaman pohon selesai dilaksanakan, seluruh peserta yang terdiri atas jajaran TNI, Polri, serta para Perwira Siswa mengikuti sesi foto bersama sebagai penanda eratnya sinergi antarlembaga.
Melalui gerakan “Culture Policing”, TNI dan Polri tidak hanya memperlihatkan soliditas dalam menjaga keamanan negara, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai investasi penting bagi keberlangsungan kehidupan di masa mendatang.
