Surabaya – “Wajah depan harus lebih hidup,” begitu semangat yang tampak dari langkah Pemerintah Kota Surabaya saat mempercepat penataan area luar Kebun Binatang Surabaya atau KBS. Kawasan plaza di sisi selatan dan utara kini menjadi fokus utama, seolah disiapkan sebagai gerbang baru menuju pengalaman wisata yang lebih segar.
Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan atau DPRKPP Surabaya tengah mengerjakan penataan area plaza KBS, terutama di sekitar patung Sura dan Baya di sisi selatan. Pekerjaan ini dilakukan sejak April 2026 dan ditargetkan berlangsung selama enam bulan. Penataan dilakukan untuk memperbaiki tampilan kawasan luar KBS sekaligus mendukung rencana pengembangan konsep Night Zoo.
“Prioritas yang kita kerjakan yang area-area luar, yang bukan di zonanya Sura dan Baya itu kita eksekusi, ada pengecatan dinding sama perbaikan plaza di sana,” jelas Kepala DPRKPP Surabaya, Imam Krestian, Selasa (9/6/2026).
Imam menjelaskan, pengerjaan tidak hanya menyentuh aspek visual seperti pengecatan dinding. Pemkot Surabaya juga melakukan pembenahan drainase, penebangan pohon, serta pembersihan area sisi selatan. Langkah itu dilakukan agar kawasan luar KBS lebih tertata, nyaman, dan siap menyambut pengunjung dengan tampilan yang lebih representatif.
Sementara itu, untuk perbaikan pada bagian dasar serta pekerjaan berskala besar di area properti KBS, penanganannya akan dilakukan oleh Perusahaan Daerah Taman Satwa atau PDTS KBS. Pembagian pengerjaan ini dilakukan karena beberapa bagian membutuhkan anggaran besar dan masuk dalam kewenangan pengelola KBS.
“Kecuali yang major, seperti fasadnya itu akan diperbaiki oleh KBS sendiri. Karena anggarannya terlalu besar dan itu masuk propertinya KBS,” ungkapnya.
Menurut Imam, target pengerjaan plaza sisi selatan dan utara masih berjalan sesuai rencana awal. Dengan masa kerja enam bulan sejak April 2026, Pemkot Surabaya berharap proses penataan dapat memberi hasil maksimal tanpa mengganggu fungsi utama kawasan KBS sebagai destinasi wisata keluarga.
Penataan ini juga menjadi bagian dari arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi agar konsep Night Zoo dapat tampil lebih menarik. Kehadiran wisata malam di KBS diharapkan mampu menambah daya tarik bagi warga Surabaya, wisatawan domestik, hingga pengunjung mancanegara.
“Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) kan juga minta agar menarik konsep night zoo-nya bisa lebih tersajikan kepada warga dan menjadi daya tarik untuk masuk ke KBS,” pungkasnya.
Dengan pembenahan plaza, drainase, kebersihan, hingga dukungan terhadap konsep Night Zoo, Pemkot Surabaya berupaya menjadikan KBS bukan hanya ruang konservasi dan rekreasi, tetapi juga ikon wisata kota yang semakin tertata dan berdaya saing.
