Mojokerto – Derap pembangunan kembali terasa di lingkungan pendidikan Kabupaten Mojokerto. Di tengah upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan belajar anak usia dini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto mulai merealisasikan pembangunan paving halaman sekolah di TK Negeri Pembina 1 yang berlokasi di Desa Jeruk Seger, Kecamatan Gedeg. Proyek ini menjadi simbol perhatian pemerintah daerah terhadap fasilitas dasar pendidikan yang selama ini kerap luput dari sorotan.
Pembangunan paving tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan keterangan yang tercantum dalam papan informasi kegiatan, nilai anggaran proyek mencapai Rp174.269.000 dengan pelaksana pekerjaan dipercayakan kepada CV Quba Kontruksindo Jaya. Kegiatan konstruksi ini berada di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto dan mulai dilaksanakan sejak Senin (8/12/2025), dengan target penyelesaian pada Selasa (30/12/2025) atau selama 22 hari kerja.
Pekerjaan paving halaman sekolah ini dilatarbelakangi oleh kondisi lingkungan TK Negeri Pembina 1 Gedeg yang kerap becek dan tergenang air, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut dinilai kurang mendukung aktivitas belajar dan bermain anak-anak, bahkan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan seperti terpeleset atau jatuh. Melalui pembangunan ini, pihak sekolah berharap tercipta lingkungan yang lebih ramah, aman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
“Kami sangat bersyukur pembangunan ini akhirnya bisa direalisasikan. Dengan adanya paving, lingkungan sekolah akan jauh lebih bersih, aman, dan nyaman,” ujar Anis, Kepala TK Negeri Pembina 1 Gedeg, saat ditemui di lokasi proyek pada Minggu (14/12/2025).
Anis menambahkan bahwa selama ini pihak sekolah harus ekstra waspada ketika hujan turun karena kondisi halaman yang licin dan berlumpur. Menurutnya, pembangunan paving bukan hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kenyamanan jangka panjang bagi anak-anak serta para guru.
Dukungan terhadap proyek ini juga datang dari masyarakat sekitar. Seorang warga setempat berinisial W menyampaikan bahwa TK Negeri Pembina 1 Gedeg dikenal sebagai salah satu taman kanak-kanak dengan jumlah murid cukup banyak di wilayah tersebut.
“Sekolah ini muridnya banyak. Kalau halaman sudah dipaving, pasti kelihatan lebih bagus dan layak. Anak-anak juga tidak perlu main di tanah becek lagi saat hujan,” tuturnya.
Dari sisi teknis pelaksanaan, Wahyu selaku mandor proyek memastikan bahwa seluruh pekerjaan akan dilakukan sesuai spesifikasi dan ketentuan kontrak yang telah disepakati. Ia menegaskan komitmen tim pelaksana untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan tetap menjaga kualitas.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pelaksana lapangan agar pekerjaan berjalan lancar dan sesuai rencana,” katanya.
Sementara itu, pelaksana lapangan berinisial J menjelaskan bahwa transparansi menjadi bagian dari pelaksanaan proyek. Ia menyebutkan bahwa informasi terkait pekerjaan akan
akan disampaikan secara terbuka menyesuaikan dengan perkembangan di lapangan.
Terkait papan informasi proyek, petugas keamanan sekolah menyampaikan bahwa papan kegiatan sementara telah dipasang. Papan proyek permanen direncanakan akan dipasang pada Senin (15/12/2025), setelah papan kayu yang dipersiapkan pada Sabtu (13/12/2025) selesai dirakit.
Dengan dimulainya pembangunan paving ini, TK Negeri Pembina 1 Gedeg diharapkan dapat memiliki lingkungan belajar yang lebih representatif, sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki kualitas sarana pendidikan sejak usia dini.
