Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto sedang mempersiapkan acara tahunan Majafest 2023. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 3 hingga 5 Agustus di lapangan Pacing Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto.
Ketua PAMMI (Persatuan Artis Melayu Dangdut Indonesia) Kabupaten Mojokerto, Nyoto Wibowo, menyatakan keprihatinannya karena seniman dangdut asli daerah, yang telah meraih prestasi tingkat nasional, tidak diikutsertakan dalam acara tersebut.
“Seperti diketahui dalam roundown acara Akbar Majafest 2023 ini, tak ada tampilan hiburan dangdut, hiburan yang lagi digandrungi kaum menengah ke bawah,” ungkapnya.
Menurutnya musik dangdut, khususnya di Mojokerto, memiliki daya tarik besar bagi penonton dan selalu berhasil membludakkan jumlah pengunjung. Oleh karena itu, Bowo berharap pihak Disporabudpar dapat mempertimbangkan kembali keputusannya dan melibatkan anggota PAMMI untuk mengisi acara hiburan di Majafest 2023.
“Saya berharap pihak Disporabudpar dapat mempertimbangkan kembali keputusannya dan melibatkan anggota PAMMI untuk mengisi acara hiburan di Majafest 2023,” ucap Bowo.
Kritikan yang disampaikan Bowo juga mengingatkan akan kontroversi yang melingkupi Majafest tahun sebelumnya. Pada tahun 2022, acara ini sempat menuai protes dari LSM dan diperiksa oleh pihak kejaksaan terkait dugaan penyimpangan anggaran. Oleh karena itu, harapannya adalah agar Majafest 2023 dapat berjalan lancar sesuai dengan harapan Bupati tanpa adanya masalah serupa.
“Saya tetap berharap Majafest 2023 tetap berjalan lancar, sesuai dengan harapan Bupati, jangan sampai terjadi seperti Tahun 2022, yakni sempat di Protes LSM dan diperiksa pihak kejaksaan, terkait dugaan anggaran yang tak sesuai” pungkasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Mojokerto Norman Handhito menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. Ia menyatakan bahwa Majafest tahun lalu sudah menampilkan beberapa orkes dangdut hampir setiap malam. Sehingga tahun ini memberikan kesempatan pada pegiat seni dari genre lain seperti keroncong dan campursari.
“Meskipun begitu, dalam malam penutup acara, dangdut tetap akan hadir dengan Gilga Sahit sebagai pengiring, menggunakan grup Gildcoustic,” ungkap Norman kepada media ini melalui aplikasi WhatsApp, Minggu (30/07/2023).
“Majafest tahun 2022 kemaren sudah beberapa tampilan orkes, hampir tiap malam. Majafest 2023 memberikan kesempatan pada pegiat seni genre lain (keroncong dan campursari),” tandasnya.
