Sangatta – Sebuah acara yang penuh semangat dan antusiasme tinggi baru saja berakhir di Kalimantan Timur. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Timur sukses menyelenggarakan penutupan Lomba Tenaga Kerja Konstruksi tingkat provinsi tahun 2024. Acara yang melibatkan enam kabupaten/kota ini menjadi ajang bergengsi yang diikuti oleh Paser, Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Barat (Kubar), Samarinda, Bontang, dan Kutai Timur (Kutim).
Beragam Kategori untuk Meningkatkan Kompetensi
Dengan beragam kategori lomba seperti pembangunan pos kamling, survei, pengoperasian alat berat, dan operator eskavator, acara ini tidak hanya menguji kompetensi teknis para peserta tetapi juga kreativitas mereka. Kategori yang dipilih dengan cermat diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan keahlian tenaga kerja konstruksi di daerah tersebut.
Sri Rejeki, Kepala Bidang PUPR PERA Provinsi Kaltim, dalam sambutannya menegaskan pentingnya acara ini sebagai momentum bagi Kalimantan Timur. “Lomba ini pertama kali diadakan di Kaltim dan menjadi bagian dari program Konstruksi Indonesia. Kami berharap melalui lomba ini, kita dapat melihat kemampuan dan potensi tenaga kerja konstruksi daerah kita,” ujarnya.
Prestasi Membanggakan di Tingkat Nasional
Sri juga menambahkan bahwa Kalimantan Timur baru berpartisipasi dalam program Konstruksi Indonesia pada tahun 2023, dan langsung mencetak prestasi membanggakan. Tukang pasang bata dari Kaltim berhasil meraih juara 3 di tingkat nasional, sementara operator alat berat berhasil menjadi juara 1. “Kami tidak menyangka bisa meraih prestasi tersebut, ini menunjukkan bahwa tenaga kerja kita tidak kalah dari daerah lain,” tambahnya dengan bangga.
Ajang Kompetisi dan Pengembangan Diri
Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga upaya untuk menjaring tenaga kerja konstruksi yang berkualitas dan sportif. Sri berharap acara ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. “Kami akan datang lagi dan memastikan keberlanjutan program ini. Tim kami akan turun ke lapangan untuk memantau dan mengevaluasi hasilnya,” kata Sri.
Harapan dan Syukur dari Kutai Timur
Rudi Ramadhan, Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi PUPR Kutim, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang diraih. “Alhamdulillah, kami mendapatkan juara. Kami juga bersyukur ada warga yang menghibahkan tanahnya untuk pembangunan pos kamling. Harapannya, ke depan kualitas tenaga kerja konstruksi di Kutim semakin baik,” ujarnya dengan penuh syukur.
Selain itu, Nirwan Rais, Ketua RT 03, turut mengucapkan terima kasih kepada Dinas PUPR provinsi dan kabupaten Kutim atas kepercayaan yang diberikan. “Kami berterima kasih karena telah mempercayakan kami untuk membangun pos kamling yang mewakili Kaltim. Insya Allah, kami akan memanfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ucap Nirwan.
Masa Depan Tenaga Kerja Konstruksi Kaltim
Dengan berakhirnya lomba ini, harapan besar tertumpu pada keberlanjutan program-program serupa di masa depan. Acara seperti ini tidak hanya memotivasi para pekerja konstruksi untuk meningkatkan kemampuan mereka, tetapi juga menciptakan komunitas yang lebih profesional dan berdaya saing tinggi. Semoga prestasi yang diraih dalam lomba ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh tenaga kerja konstruksi di Kalimantan Timur untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi daerah mereka.
