Mojokerto – Denting takbir yang berpadu dengan cahaya obor akan menyulap malam menjadi lautan cahaya penuh makna. Menjelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat Mojokerto bersiap menyambut malam takbiran dengan cara yang lebih meriah melalui Lomba Kreasi Takbir dan Pawai Obor.
Kegiatan ini digagas oleh YPPTI Al-Hidayah dan dijadwalkan berlangsung pada malam takbiran, menyesuaikan dengan penetapan resmi 1 Syawal [31 Maret 2026]. Acara akan dipusatkan di Masjid Besar An-Namiroh Firdaus yang berada di Ketidur, Gang 1, Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Lomba ini terbuka untuk masyarakat umum, khususnya perwakilan grup dari wilayah Kabupaten maupun Kota Mojokerto, dengan kuota maksimal 25 grup dan masing-masing grup beranggotakan hingga 30 orang.
Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga dirancang sebagai sarana ekspresi kreativitas masyarakat dalam mengumandangkan takbir. Pawai obor yang menjadi bagian utama acara diharapkan mampu menciptakan suasana religius sekaligus meriah, di mana peserta akan menampilkan variasi takbir dengan konsep kreatif dan penuh semangat kebersamaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan suasana malam takbiran yang meriah, penuh kreativitas, dan tetap bernilai ibadah. Kami juga berharap bisa mempererat ukhuwah Islamiyah antar masyarakat,” ujar Fatimah, koordinator panitia.
Ia menjelaskan bahwa hingga Rabu (18/03/2026), kuota peserta masih tersedia dan pendaftaran masih dibuka bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi.
“Per hari ini kuota masih ada, kami mengajak masyarakat untuk segera mendaftar sebelum kuota terpenuhi,” tambahnya.
Untuk menambah kemeriahan, panitia juga menyiapkan berbagai hiburan pendukung seperti penampilan musik akustik religi serta pesta kembang api. Tidak hanya itu, peserta juga akan mendapatkan fasilitas buka bersama dan snack gratis, sehingga suasana kebersamaan semakin terasa hangat.
Total hadiah yang diperebutkan dalam lomba ini mencapai Rp16 juta, berupa uang pembinaan, trofi, serta voucher umroh. Juara pertama berkesempatan membawa pulang hadiah utama sebesar Rp5.000.000 lengkap dengan trofi dan voucher umroh, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat, khususnya dalam menyambut hari kemenangan setelah menjalani ibadah Ramadan. Dengan menggabungkan unsur tradisi, kreativitas, dan kebersamaan, acara ini diharapkan mampu memberikan pengalaman spiritual yang berkesan bagi seluruh peserta dan masyarakat yang hadir.
Masyarakat Mojokerto dan sekitarnya pun diundang untuk turut serta memeriahkan acara, baik sebagai peserta maupun penonton. Dengan antusiasme yang terus meningkat, malam takbiran tahun ini diprediksi akan berlangsung lebih semarak dan penuh makna.
