Batu – Pada hari Kamis, 20 Juni 2024, Desa Tulungrejo, tepatnya di RW 14 Dusun Wonorejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, menjadi saksi kedatangan rombongan Komnas Perlindungan Anak (PA) Kota Batu dan Komnas PA Jawa Timur. Kunjungan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan sebuah langkah nyata dalam upaya menciptakan lingkungan yang ramah anak di wilayah tersebut.
Menurut Ketua RW 14, Bapak Hermawan, kunjungan ini bertepatan dengan kegiatan Lomba Desa dan Kelurahan Se-Jawa Timur.
“Kegiatan hari ini sangat istimewa karena Desa Tulungrejo terpilih untuk mewakili Kota Batu dalam lomba tahun 2024,” ujar Hermawan.
Direktur Bumdes Desa Tulungrejo, Muchamad Dadi, juga menambahkan bahwa pemilihan desa ini sebagai perwakilan bukan tanpa alasan. “Desa Tulungrejo dinilai memiliki potensi besar dan telah banyak berbuat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi anak-anak,” katanya.
Ketua Komnas PA Jawa Timur, Febri Kurniawan Pikulun, S.H., C.L.A., didampingi oleh Ketua Komnas PA Kota Batu, Rudianto, S.Pd., S.H., M.A.P. (Goes Idur), Sekretaris Moch Wahyu Nur Agung S., S.H., serta Tim Satgas, mengadakan tur keliling desa dan berakhir dengan bincang-bincang santai bersama Karang Taruna Dusun Wonorejo. Dalam pertemuan tersebut, Febri Kurniawan berpesan agar Karang Taruna membentuk tim anti-bullying sebagai tanggung jawab pemuda dalam mengurangi kekerasan pada anak. “Ini adalah langkah kecil yang bisa berdampak besar dalam melindungi anak-anak kita,” tegas Febri.
Sementara itu, Ketua Komnas PA Kota Batu, Rudianto, mendorong seluruh warga untuk bekerjasama dalam hal perlindungan anak di lingkungan masyarakat. “Kerjasama antarwarga sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak,” ujarnya.
Acara ini juga dimeriahkan oleh berbagai kegiatan edukatif, antara lain dongeng yang disampaikan oleh Husniati, S.Pd., sosialisasi anti-bullying oleh Kuntum Umaira, S.Pd., klinik hukum oleh Beauty Insani, S.H., dan motivasi mental anak oleh Nuri Ayu Rahmawati, S.Sos. Selain itu, penguatan kelembagaan juga dilakukan melalui hubungan sinergi dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, dipandu oleh Yuli Efendi Mas’ud, S.Pd.I.
Sebagai bagian dari program kerja 100 hari, Pengurus Komnas Perlindungan Anak Kota Batu Periode 2024-2028 akan melakukan audiensi dengan stakeholder terkait, sosialisasi anti kekerasan anak di lembaga pendidikan formal dan non-formal, kunjungan ke kampung ramah anak, peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2024, pelatihan relawan perlindungan anak, pembukaan klinik hukum dan klinik mental, serta akan meluncurkan podcast dan media sosial.
Kunjungan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi Desa Tulungrejo dan Kota Batu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan anak di lingkungannya. Dengan komitmen dan kerjasama yang kuat, Desa Tulungrejo siap menjadi teladan bagi desa-desa lain di Jawa Timur.
