Mojokerto – Alun-alun Wiraraja Kota Mojokerto pagi itu hadir ratusan warga yang antusias menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Mojokerto yang ke-106. Yang membuat upacara kali ini menarik dan istimewa adalah penggunaan bahasa Jawa dalam seluruh rangkaian acara (20/6/2024) pagi.
Pj Wali Kota Mojokerto, M. Ali Kuncoro, yang bertindak sebagai inspektur upacara, dengan fasih memberikan amanatnya dalam bahasa Jawa. Semua aba-aba, instruksi, dan laporan pemimpin upacara juga tersampaikan dalam bahasa Jawa, menciptakan suasana yang sarat dengan budaya lokal. Tak hanya itu, pembacaan sejarah Kota Mojokerto oleh Ketua DPRD Kota Mojokerto pun terlaksana dalam bahasa Jawa, memberikan sentuhan historis yang mendalam bagi para hadirin.
Upacara semakin khidmat ketika Pj Wali Kota Mojokerto menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pejabat Forkopimda Kota Mojokerto. Di antara penerima penghargaan tersebut adalah Kapolres Mojokerto Kota, Komandan Kodim, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Ketua DPRD, Mantan Walikota Mojokerto 2018-2023 Ika Puspitasari, dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto. Penghargaan atas kinerja dan dedikasi mereka dalam membangun dan melayani Kota Mojokerto selama setahun terakhir. Selain itu, penghargaan juga sebagai apresiasi kepada siswa-siswi berprestasi, sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka.
Arsitektur khas Majapahitan yang menghiasi area Alun-alun Wiraraja turut menambah keunikan acara. Para tamu yang hadir pun mengenakan pakaian adat khas Kota Mojokerto, memberikan warna tersendiri pada upacara pagi itu. Suasana semakin meriah dengan penampilan tari kolosal remo oleh 106 siswi SMP se-Kota Mojokerto. Tari remo yang energik dan penuh semangat tersebut menggugah kebanggaan dan kekaguman para penonton.
Peringatan Hari Lahir Kota Mojokerto tahun ini mengusung tema “Menuju Kota Wisata Sejarah yang Mandiri, Berdaya Saing, dan Berdampak”. Tema tersebut terinspirasi dari masa kejayaan Kerajaan Majapahit, yang memiliki makna filosofis mendalam. “Tema Hari Jadi Ke-106 Kota Mojokerto ini terinspirasi dari masa kejayaan Kerajaan Majapahit yang memiliki makna filosofis begitu dalam,” ucap Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro dalam amanatnya.
Terdapat Prosesi Pemotongan Tumpeng Raksasa

Proses Pemotongan Tumpeng Raksasa pada HUT Kota Mojokerto ke-106 oleh PJ Walikota Mojokerto M. Ali Kuncoro
Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran Ola Elannor, putra daerah asli Mojokerto yang juga jebolan Indonesian Idol 2020. Penampilannya yang memukau dengan suara emasnya menghibur dan membuat segenap hadirin turut bergoyang. Lagu-lagu yang ia nyanyikan menambah semarak dan keceriaan peringatan HUT Kota Mojokerto ke-106.
Menjelang akhir upacara, terdapat penganugerahan tanda kehormatan “Lencana Hasta Brata Surya Majapahit” Kategori Emas. Penghargaan bergengsi ini langsung oleh Pj Wali Kota Mojokerto kepada sejumlah sosok yang yang telah berjasa dalam membangun Kota Mojokerto di berbagai bidang. Penganugerahan ini menjadi penutup yang manis dan penuh makna dalam upacara peringatan hari jadi Kota Mojokerto yang ke-106.
Upacara HUT Kota Mojokerto ke-106 tidak hanya menjadi ajang peringatan dan penghormatan terhadap sejarah dan budaya kota, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat identitas lokal dan membangkitkan semangat warga dalam melanjutkan pembangunan kota menuju masa depan yang lebih gemilang. Dengan nuansa kental budaya Jawa dan semangat kebersamaan, peringatan ini sukses menciptakan kenangan indah bagi semua yang hadir.
