Probolinggo – Belasan penyelam kolaborasi antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo dan Pramuka. Mereka menyelam untuk mengibarkan bendera merah putih di sumber air Rumah Produksi Ronggojalu Perumda Air Minum Bayuangga (PUDAM). PUDAM tersebut terletak Kota Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (3/8/2024).
Kemudian kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-79 Republik Indonesia. Demikian pula Hari Jadi Ke-665 Kota Probolinggo yang sekaligus juga dilakukan penanaman bibit sengon. Selain itu, penebaran ribuan bibit ikan air tawar untuk kelestarian sumber mata air setempat.
“Tadi ada seremoni pengibaran bendera dan penghormatan kepada bendera merah putih,” kata Penjabat Wali Kota Probolinggo Nurkholis yang juga ikut menyelam.
Penghormatan Bendera Merah Putih di Kedalaman 7 Meter
Selain itu, Probolinggo Letkol Arm. Heri Budiasto, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Oki Ahadian. Selain itu, beberapa penyelam dari anggota Pramuka, KSOP Kelas IV Probolinggo. Kemudian, Taruna Siaga Bencana (Tagana), pegawai PUDAM dan Komunitas Marine Coral Dive Probolinggo berpartisipasi pada kegiatan tersebut.
“Kami melakukan formasi upacara pengibaran dan penghormatan kepada bendera merah putih di kedalaman kurang lebih 7 meter,” katanya.
Dia mengatakan pengibaran bendera merah putih di bawah air merupakan agenda pertama yang dilaksanakan di sumber air Ronggojalu, sedangkan acara berlangsung lancar serta aman.
Penyelaman Sarana Promosi Potensi Wisata PUDam Probolinggo
“Kalau pengibaran bendera merah putih di gunung sudah umum dan di Ronggojalu baru pertama kali, sedangkan kalau di laut mungkin sering, meskipun tidak terlalu dalam tapi lumayan,” katanya.
Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arm. Heri Budiasto mengatakan penyelaman tersebut sekaligus sebagai sarana promosi salah satu potensi wisata PUDAM Kota Probolinggo.
“Kami bangga bisa menyelam di Ronggojalu dan orang umum mungkin juga boleh. Itu adalah salah satu potensi destinasi untuk wisata umum,” katanya.
Kegiatan pengibaran bendera merah putih di dalam air tawar menjadi simbol kecintaan terhadap kehidupan dan kelestarian lingkungan di Kota Probolinggo.
