Sampang – KH Mohammad Bin Muafi Zaini mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati sampang di kantor DPC PDIP Sampang. Kiai Mamak sapaan akrabnya mendaftar bersama H Abdullah Hidayat, Mantan Wakil Bupati Sampang, Senin (13/5/2024).
Kedua tokoh politik tersebut memasuki kantor DPC PDI Perjuangan Sampang di Jalan Kusuma Bangsa sekitar pukul 12.20 WIB. Ketua DPD II Partai Golkar Sampang itu didampingi oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Sampang, M Sahid. Sementara H Abdullah Hidayat ditemani oleh para petinggi DPC PPP Sampang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sampang Moch Norahmad, menyambut kedatangan mereka dengan hangat. Ia mengucapkan selamat datang, dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan politik tersebut. Menurutnya, penjaringan ini merupakan langkah penting dalam menentukan sosok-sosok yang akan diusung oleh PDI Perjuangan. Nantinya akan diajukan kepada DPP melalui DPD PDI P Jawa Timur.
“Karena sudah ada bakal calon bupati dan wakil bupati yang elektabilitasnya cukup tinggi. Tahapan penjaringan ini akan ditutup,” ujar H Nor dengan nada humor.
Sementara itu, Kiai Mamak menyampaikan harapannya agar kedatangannya bersama Haji Ab bisa menjadi awal kerja sama yang baik demi kebaikan Kabupaten Sampang. Ia berharap kontribusinya dapat menjadi sesuatu yang berharga bagi masyarakat.
“”Semoga ditakdirkan dengan harapan dapat bekerja sama dan memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Sampang. Dengan niat yang baik ini, semoga menjadi sesuatu yang tak ternilai,” tuturnya.
Tidak ketinggalan, Haji Ab pun mengharapkan agar proses penjaringan berjalan lancar dan DPP PDI Perjuangan merekomendasikan dirinya serta Kiai Mamak sebagai bacabup dan bacawabup Sampang pada Pilkada 2024.
Ia sangat optimis bergandengan dengan Kiai Mamak dari Golkar meski memiliki 6 kursi DPRD hasil pileg. Haji Ab memilih mendaftar sebagai wakil bupati di partai berlambang banteng moncong putih.
“Ada Sembilan kursi dari Partai Koalisi yang sudah pasti mengusung Kiai Mamak,” kata Haji Ab.
Dengan demikian, penjaringan bakal calon ini menandai awal dari perhelatan politik yang semakin memanas di Sampang. Serta menjadi titik awal bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi daerah mereka.
