Mojokerto – Dalam rangka mengenang dan merefleksikan perjuangan Lafran Pane, pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), HMI Cabang Mojokerto menggelar acara nonton bareng (nobar) film “Lafran” di CGV Sunrise Mall Mojokerto 19.00 WIB (24/06/2024).
Alumni HMI yang tergabung dalam Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD KAHMI) Mojokerto Raya turut hadir dalam acara ini, serta seluruh kader HMI Mojokerto. Tidak ketinggalan, Formatur terpilih Ketua Umum BADKO HMI Jawa Timur, M. Yusfan Firdaus, memberikan kehadiran dan dukungannya.
Dalam wawancaranya, Ketua Umum HMI Cabang Mojokerto, Tsabit Ikhmaddi Haqiqi, mengungkapkan bahwa kegiatan nobar ini lebih dari sekadar hiburan. “Kegiatan ini sebenarnya terlalu mewah, untuk sebuah kegiatan organisasi yang bertujuan untuk merefleksi tujuan daripada pendiri HMI. Namun, inilah cara kami untuk mengingat kembali semangat perjuangan Lafran Pane,” ujarnya dengan penuh semangat.
Tsabit juga menambahkan bahwa ia berharap seluruh kader HMI Cabang Mojokerto, terus merefleksikan semangat perjuangan Lafran Pane. “Kita harus terus mengingat dan mengaplikasikan semangat ayahanda pendiri HMI dalam setiap langkah perjuangan kita sebagai kader umat dan kader bangsa,” tegas Tsabit.
Film “Lafran” sendiri merupakan sebuah karya yang menceritakan perjalanan hidup Lafran Pane serta perjuangannya mendirikan HMI. Film ini tidak hanya mengisahkan perjalanan hidup sang pendiri, tetapi juga menggambarkan nilai-nilai perjuangan, keteguhan, dan komitmen yang menjadi dasar HMI hingga saat ini.
Refleksi Film Lafran untuk Kader HMI
Nobar film “Lafran” telah terlaksana di berbagai kota sebagai bagian dari dedikasi keluarga besar HMI untuk terus menghidupkan semangat dan nilai-nilai perjuangan Lafran Pane. Film ini berhasil merefleksikan sosok Lafran Pane sebagai figur inspiratif yang mampu melahirkan kader umat dan kader bangsa yang berkualitas.
M. Yusfan Firdaus, yang turut hadir dalam acara ini, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan nobar ini. “Ini adalah momen yang sangat penting bagi kita semua. Melalui film ini, kita dapat melihat dan merasakan kembali semangat perjuangan Lafran Pane. Semoga semangat ini terus menyala dalam diri kita sebagai kader HMI,” ungkap Yusfan.
Dengan adanya acara nobar ini, harapannya seluruh kader HMI semakin menguatkan komitmen terhadap nilai keislaman dan keindonesiaan. Melalui refleksi, semangat perjuangan pendiri akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi-generasi HMI selanjutnya.
Film “Lafran” bukan hanya sekadar tontonan, tetapi juga sebuah pengingat akan pentingnya perjuangan dan komitmen dalam membangun bangsa. Sebagai kader HMI, mengenang perjuangan Lafran Pane adalah kewajiban dan harus terinternalisasi oleh setiap kader yang hadir.
