Mojokerto – Kagum dengan sosok KH. Hasyim Asy’ari, Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan RI, mendorong generasi penerus untuk mengikuti jejak dan bahkan melampaui pencapaian beliau. Hal ini disampaikan Moeldoko saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Halaqoh Kebangsaan Ikatan Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) di Hotel Arayanna Trawas, Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (27/1/2024).
Acara ini dihadiri pula oleh Ketua MUI, perwakilan PC, PW IKAPETE se-Indonesia, Presidium Nasional organisasi alumni Pesantren Tebuireng, dan Forkopimca Trawas. Rakernas pertama IKAPETE ini diadakan selama dua hari (26-27 Januari) dengan tujuan untuk merumuskan program-program yang akan menjadi kegiatan dasar bagi seluruh anggota IKAPETE.
Moeldoko, yang menjadi keynote speaker dalam acara ini, menekankan peran penting ulama dalam membangun bangsa. Ia mencontohkan peran Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan Pesantren Tebuireng, yang memiliki teladan luar biasa dalam berbagai aspek kehidupan.
“KH. Hasyim Asy’ari adalah teladan dalam keluarga, melahirkan generasi bermanfaat dan berpengaruh bagi masyarakat luas. Teladan dalam lingkungan, mendirikan pesantren dan NU serta melahirkan alumni yang hebat. Dan teladan untuk negara, berperan mengeluarkan resolusi jihad, merumuskan dasar negara, dan meluruskan Piagam Jakarta yang menjadikan Indonesia kokoh hingga saat ini,” jelas Moeldoko.
Lebih lanjut, Moeldoko menuturkan bahwa KH. Hasyim Asy’ari adalah sosok yang luar biasa, dan beliau selalu ingin agar penerusnya dapat melampaui pencapaiannya.
“KH. Hasyim Asy’ari lebih menyukai jika ada penerusnya yang dapat melampaui pencapaian beliau,” imbuhnya.
Rakernas dan Halaqoh Kebangsaan IKAPETE ini ditutup dengan pembacaan Deklarasi yang berisi komitmen IKAPETE untuk menjaga keutuhan NKRI, Pancasila, dan UUD 1945, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan negara.
