Samarinda – Suasana penuh semangat dan antusiasme terlihat di Sejati Food Court, Samarinda, saat KAGAMA Kaltim menyambut kedatangan 20 mahasiswa UGM akan melaksanakan KKN PPM. Para mahasiswa ini, yang tergabung dalam “Tim KKN Petualangan Mahakam Periode II”, akan diterjunkan ke Desa Tani Baru dan Desa Muara Pantuan di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Rombongan mahasiswa tersebut terdiri dari berbagai program studi, mencakup tujuh fakultas dan dua belas jurusan berbeda di UGM. Selama 50 hari ke depan, mereka akan membaur dengan masyarakat setempat dan menjalankan tugas besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan wawasan lingkungan berbasis digital, yang dikenal sebagai konsep Blue Economy, di daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Penyambutan di Bandara APT Pranoto, Samarinda, dilakukan dengan hangat oleh para pengurus dan anggota KAGAMA dari berbagai wilayah, termasuk Provinsi Kaltim, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kota Samarinda. Acara penyambutan ini menjadi momen penting bagi para mahasiswa sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi KKN.
Ketua Pengurus Daerah KAGAMA Kaltim, Fauzul Idhi, bersama Ketua Cabang KAGAMA Kutai Kartanegara, Muhammad Shafik Avicenna, dan Ketua KAGAMA Samarinda, Raynold Tumbo Panggalo, memberikan sambutan hangat dan petuah kepada para mahasiswa. Mereka menekankan pentingnya dedikasi untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat selama menjalankan KKN, terutama di dua desa lokus KKN.
Dalam kesempatan tersebut, Fauzan, pengurus Pengda KAGAMA Kaltim, juga menyampaikan bahwa KAGAMA Kaltim memberikan bantuan satu set alat pemanen air hujan untuk dimanfaatkan oleh warga masyarakat di Kecamatan Anggana. Ini adalah bentuk nyata dukungan KAGAMA untuk program KKN yang dijalankan para mahasiswa.
Jauhar Efendi, anggota KAGAMA yang pernah menjadi Ketua Pengcab KAGAMA Kota Samarinda, menuturkan bahwa banyak alumni senior KAGAMA yang hadir dalam acara penyambutan ini. Ia juga berkesempatan memberikan motivasi kepada para mahasiswa, menyampaikan pentingnya menikmati proses KKN, melakukan hal-hal positif, serta menghormati kearifan lokal dan menjaga nama baik almamater.
Ketua Pengda KAGAMA Kaltim, Fauzul Idhi, yang akrab disapa Didiek, juga menambahkan bahwa para peserta KKN sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi KKN akan mendapatkan penginapan gratis di Hotel Mesra Internasional, Samarinda. Didiek, alumnus Biologi UGM dan pemilik Woody Park di Balikpapan, terjun langsung dalam penyambutan ini, mengingatkan masa lalunya saat mengikuti KKN dengan kondisi ekonomi yang sulit.
Gede Agung Krisna Ambara, Ketua Kelompok Tim KKN-PPM UGM, menyampaikan tanggapannya kepada wartawan. “Penyambutan dari Pengda KAGAMA Kalimantan Timur, Pengcab KAGAMA Kutai Kartanegara, dan Pengcab KAGAMA Samarinda kepada Tim KKN Petualangan Mahakam 2024 sangat berkesan, sehingga kami yang hendak melaksanakan pengabdian di Desa Tani Baru dan Desa Muara Pantuan, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi lebih bersemangat dan termotivasi untuk mengerjakan program kerja dengan semaksimal mungkin,” ujar Gede Agung dengan penuh semangat.
Acara penyambutan ini menjadi langkah awal yang penuh harapan bagi para mahasiswa KKN UGM dalam menjalankan tugas pengabdian mereka di Kalimantan Timur, dengan dukungan penuh dari keluarga besar KAGAMA.
