Jember – Seperti benih yang terus tumbuh, keterwakilan perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember periode 2024-2029 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sebanyak 11 legislator perempuan resmi dilantik dalam rapat paripurna pengucapan sumpah/janji di ruang sidang utama DPRD Jember, Rabu (21/8/2024). Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya, yang hanya berjumlah sembilan orang dari total 50 anggota dewan.
“Alhamdulillah, keterwakilan perempuan di DPRD Jember bertambah. Semoga terus meningkat pada pemilu mendatang,” ujar Sunarsi Khoris, salah satu legislator perempuan dari PKB.
Perjuangan untuk Kesejahteraan Perempuan
Dari 11 perempuan yang dilantik, empat di antaranya adalah petahana, yaitu Suharyatik dari Partai Gerindra, Sunarsi Khoris dari PKB, Feni Purwaningsih dari PKS, dan Susmiati dari PPP. Mereka berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan perempuan di Jember, terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi.
“Kami akan fokus pada program pemberdayaan perempuan agar mereka bisa mandiri secara ekonomi, karena saat ini perempuan juga berperan penting dalam menambah penghasilan keluarga,” tambah Sunarsi Khoris.
Hal senada diungkapkan oleh Indi Naidha, legislator dari PDI Perjuangan. Ia berkomitmen untuk mengangkat kesejahteraan perempuan melalui program-program yang bermanfaat di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
“Saya akan memperjuangkan isu-isu yang berpihak pada perempuan. Semoga para legislator perempuan di DPRD Jember semakin solid dalam memperjuangkan hak-hak perempuan,” tuturnya.
Pimpinan Sementara DPRD Jember
Usai pelantikan, Ketua Pengadilan Negeri Jember, Budiansyah, memimpin pengambilan sumpah anggota DPRD. Setelah itu, pimpinan sementara DPRD Kabupaten Jember diserahkan kepada Ahmad Halim dari Partai Gerindra, yang meraih kursi terbanyak dalam periode ini.
Dalam waktu dekat, DPRD Jember akan membentuk alat kelengkapan dewan agar para legislator dapat segera bekerja melaksanakan amanah dari masyarakat Jember.
