Mojokerto – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R.A. Basoeni, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, mengadakan bakti sosial di Pondok 99, Desa Pandankrajan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Senin (20/5/2024).
Bakti sosial kali ini tidak hanya sekadar seremonial, namun juga bermakna bagi Pondok 99 yang telah menjadi tempat rehabilitasi bagi orang penderita psikotik, gangguan jiwa, dan pecandu narkoba sejak tahun 2001.
Bupati Ikfina secara simbolis menyerahkan bantuan berupa paket sembako, pakaian, dan perlengkapan lainnya kepada pemilik Pondok 99, Sriasih. Terungkap bahwa Pondok 99 telah menyembuhkan ratusan lebih orang yang mengalami gangguan jiwa dengan metode islami.
Melalui pembinaan keagamaan yang konsisten, termasuk salat lima waktu berjamaah dan salat tahajud bagi yang bersedia, Pondok 99 tidak hanya menyasar pria dan wanita dewasa, tetapi juga anak-anak yang baru beranjak dewasa.
Dalam sambutannya, Bupati Ikfina menekankan pentingnya menjalankan jadwal kegiatan dengan tertib. Ia berharap kesembuhan akan melalui disiplin dan metode yang ada.
“Saya minta tolong jadwal berjalan dengan baik, terutama saat melakukan dzikir agar semua dapat terlibat dengan baik, sehingga Anda bisa mendapatkan hidayah dari Allah SWT,” ujarnya.
Bupati Ikfina juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus Pondok 99 atas dedikasinya dalam merawat para santri untuk pulih seperti semula.
Orang nomor satu di Pemkab Mojokerto juga mengharapkan kelancaran bagi Pondok 99 dalam proses penyembuhan para santri.
Di sisi lain, Direktur RSUD RA Basoeni Kabupaten Mojokerto, dr. Rasyid Salim, menegaskan komitmen RSUD dalam memberikan perawatan dan pengobatan bagi pasien gangguan jiwa.
“Kami memiliki anggaran tersendiri untuk memberikan pelayanan dan pengobatan kepada pasien gangguan jiwa. Kami juga berencana memberikan fasilitas antar jemput bagi pasien, termasuk pasien gangguan jiwa, untuk memudahkan proses pengobatan,” ungkapnya.
Semoga dengan berbagai upaya dan terobosan ini, RSUD R.A. Basoeni dapat membantu para pasien untuk sembuh lebih cepat, memberikan harapan baru bagi mereka yang tengah berjuang melawan ketidakseimbangan mental.
