Jombang – Jalan-jalan kabupaten di Jombang kini makin terang setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menambah lima paket lampu penerangan jalan umum (PJU) hasil usulan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Program ini menggelontorkan dana lebih dari Rp1 miliar untuk memastikan ruas jalan di beberapa kecamatan tidak lagi gelap di malam hari.
Penambahan paket tersebut masuk dalam Perubahan APBD 2025, dengan total anggaran mencapai Rp1.055.808.000. Lokasi pemasangan PJU tersebar di beberapa wilayah, yakni Peterongan, Wonosalam, Tembelang, dan Diwek. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Yohan Kartika, menjelaskan bahwa meskipun pengusulannya berasal dari Pokir DPRD, pelaksanaan teknis tetap berada di bawah kewenangan Dishub melalui mekanisme program Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK).
“Ada tambahan lima paket yang merupakan program Pokir DPRD di beberapa kecamatan,” ujar Yohan Kartika, seraya menegaskan bahwa pelaksanaan tetap ditangani Dishub sesuai prosedur yang berlaku.
Kelima paket tersebut memiliki nilai berbeda. Di antaranya, Paket PJU Pokir I senilai Rp262.080.000, Pokir II sebesar Rp202.176.000, Pokir III dan IV masing-masing Rp202.176.000, serta satu paket terakhir senilai Rp187.200.000. Proses pengadaan akan dilakukan melalui pengadaan langsung (PL) sesuai aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Penambahan proyek PJU ini tidak berdiri sendiri. Sebelumnya, Pemkab Jombang juga melaksanakan pembangunan PJU melalui program PIK, hasil musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di tingkat kecamatan. Kini, melalui dukungan DPRD lewat Pokir, cakupan pembangunan semakin luas dengan target meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di malam hari.
Keberadaan PJU baru ini diharapkan bisa menurunkan risiko kecelakaan, memperlancar mobilitas warga, serta menambah rasa aman bagi pengguna jalan. Selain itu, penerangan yang lebih baik juga diyakini dapat mendukung kegiatan ekonomi malam, seperti pedagang kecil dan sektor transportasi.
Meski demikian, pemerintah daerah diingatkan untuk memastikan kualitas pemasangan dan pemeliharaan lampu berjalan optimal. Tanpa pengawasan yang ketat, lampu bisa cepat rusak atau mati akibat kurangnya perawatan.
Inisiatif tambahan lima paket PJU dari Pokir DPRD ini menjadi bukti sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan penerangan yang memadai, warga di kecamatan sasaran akan segera menikmati jalan yang lebih terang dan aman.
Sebagai langkah kecil namun bermakna, program ini menunjukkan komitmen Pemkab Jombang dalam menerangi jalan kabupaten demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
