Jember – Sorak semangat kafilah mewarnai GOR Kaliwates saat hari kedua registrasi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Jawa Timur digelar pada Jumat (12/9/2025). Sebanyak 25 kabupaten/kota resmi mendaftarkan peserta, menandai langkah awal menuju ajang tilawatil Qur’an terbesar di provinsi ini.
Registrasi berlangsung dalam tiga tahap. Tahap pertama dilaksanakan pukul 08.00–12.00 WIB, diikuti kafilah dari Tulungagung, Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Pasuruan, Probolinggo, Bangkalan, dan Gresik. Tahap kedua pukul 13.00–17.00 WIB menghadirkan peserta dari Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Mojokerto, serta Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Malang, dan Kota Mojokerto. Sementara tahap terakhir pukul 19.00–21.00 WIB diikuti kafilah dari Magetan, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Sumenep, dan Trenggalek.
Dari hasil pencatatan panitia, terdapat 389 peserta laki-laki dan 378 peserta perempuan, sehingga total mencapai 767 orang. Angka ini menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat daerah dalam berpartisipasi mengharumkan nama Jawa Timur melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an.
Salah satu peserta asal Jember, Herman Hidayat, membagikan pengalamannya mengikuti MTQ. “Terakhir tahun 2023 di Pasuruan saya meraih juara dua Tilawatil Qur’an kategori dewasa. Tahun ini saya kembali dipersiapkan untuk mewakili Jawa Timur di tingkat nasional di Kendari, Oktober 2025 mendatang. Alhamdulillah, Pemkab Jember memfasilitasi penuh, dari pembinaan hingga kebutuhan peserta,” ungkapnya penuh syukur. Ia juga berharap pelaksanaan MTQ kali ini berlangsung jujur dan lancar.
Sementara itu, Kabag Kesra Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, menegaskan kesiapan daerahnya. “Dari hasil pembinaan, evaluasi, serta penilaian yang dilakukan, kafilah kita jauh lebih matang dibanding MTQ sebelumnya. Karena itu, peluang prestasi lebih tinggi sangat terbuka,” ujarnya optimis.
Selain menjadi ajang kompetisi, kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur juga menumbuhkan ikatan persaudaraan antarumat. MTQ kali ini diharapkan tidak hanya menghasilkan qari dan qariah berprestasi, tetapi juga mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat tradisi keagamaan di tengah masyarakat Jawa Timur.
Dengan lancarnya registrasi di hari kedua, panitia optimis seluruh rangkaian kegiatan MTQ XXXI dapat berjalan tertib dan sukses, menghadirkan prestasi membanggakan bagi para kafilah. (ADV).
