Sangatta – Dalam upaya menjaga suasana kondusif menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), ratusan warga Kutai Timur berkumpul dalam acara bertajuk Gerakan Masyarakat (Gemar) Nonton Bareng yang digelar di Jalan Hidayatullah, RT 04, Sangatta, pada pukul 20.00 WITA. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mempererat persatuan di tengah dinamika politik yang berlangsung.
Acara yang diinisiasi oleh masyarakat lokal ini bertujuan memberikan edukasi politik sekaligus memperkuat hubungan sosial antarwarga. Dalam sambutannya, Sekretaris Gemar, Chairul Anwar, menegaskan pentingnya menjaga persatuan meskipun masyarakat memiliki pilihan politik yang berbeda.
“Jangan jadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk bermusuhan. Kita harus cerdas dalam memilih, dengan melihat rekam jejak, visi, dan misi calon pemimpin kita,” ujar Chairul penuh semangat.
Edukasi Politik Melalui Kebersamaan
Kegiatan ini berhasil menghadirkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, pemuda, generasi Z, milenial, hingga ibu rumah tangga. Mereka tidak hanya menikmati acara bersama tetapi juga terlibat dalam diskusi ringan mengenai pentingnya menjaga kondusivitas selama tahapan Pilkada.
Sebagai bagian dari acara, penyelenggara turut menghadirkan hiburan rakyat seperti pertunjukan seni dan musik tradisional, yang semakin menambah semarak suasana. Hiburan ini tidak hanya menghibur warga tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
Salah satu peserta, Nurhayati, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Sangatta, mengaku senang bisa menghadiri acara ini. “Acara seperti ini sangat bagus. Kita bisa berkumpul, belajar, dan saling mengingatkan untuk tetap rukun, meskipun berbeda pilihan,” katanya.
Inspirasi untuk Pilkada Damai
Penyelenggaraan acara Gemar Nonton Bareng ini dinilai menjadi contoh positif dalam menciptakan Pilkada yang damai, jujur, dan adil. Dalam suasana politik yang sering kali memicu gesekan sosial, kegiatan ini mampu menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kerukunan.
Abdul Rahman, warga yang juga hadir dalam acara tersebut, menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa bisa dilakukan secara berkelanjutan. “Saya sangat mendukung kegiatan ini. Semoga bisa menginspirasi daerah lain untuk menjaga suasana Pilkada tetap damai. Politik seharusnya menjadi alat pemersatu, bukan pemecah belah,” katanya.
Selain itu, para peserta juga diajak untuk berdialog mengenai hak dan tanggung jawab mereka sebagai pemilih. Hal ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilih dengan bijak dan bertanggung jawab.
Meriah Namun Tertib
Dengan suasana yang meriah namun tetap tertib, acara ini membuktikan bahwa politik tidak harus identik dengan konflik atau perseteruan. Warga yang hadir tampak menikmati setiap rangkaian acara, mulai dari diskusi santai hingga hiburan yang disuguhkan.
Heriansyah, seorang pemuda yang hadir bersama kelompoknya, menyatakan bahwa acara seperti ini memberikan pemahaman baru tentang bagaimana politik bisa menjadi hal yang menyenangkan dan membangun. “Biasanya, politik itu terkesan berat dan membosankan. Tapi di sini, kita bisa belajar sambil menikmati kebersamaan. Ini luar biasa,” ujarnya.
Harapan Menuju Pilkada Berkualitas
Acara Gemar Nonton Bareng ini diharapkan menjadi momentum bagi warga Kutai Timur untuk lebih bijak dalam menyikapi Pilkada. Selain memilih calon pemimpin berdasarkan visi dan rekam jejak, warga juga diajak untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.
Di tengah tantangan era digital, Chairul Anwar juga mengingatkan pentingnya memeriksa informasi sebelum menyebarkannya. “Kita harus melawan hoaks dan menjaga agar Pilkada tetap damai. Itu semua dimulai dari diri kita sendiri,” pesannya.
Sebagai langkah awal menuju Pilkada yang lebih baik, acara ini berhasil menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di tengah perbedaan. Dengan semangat persatuan yang terus dijaga, warga Kutai Timur optimistis bahwa Pilkada mendatang dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk daerah tersebut.
