Mojokerto – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Palang Merah Indonesia (PMI) ke-80 sekaligus Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mojokerto menggelar acara khusus di Kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Pungging pada Senin (15/9/2025). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah meningkatkan kepedulian sosial di bidang transportasi dan kemanusiaan.
Kegiatan tersebut dihadiri pegawai Dishub Mojokerto, perwakilan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2), serta para pengemudi angkutan umum dari berbagai wilayah Mojokerto. Suasana hangat dan penuh kebersamaan tercipta sejak pagi, mencerminkan semangat gotong royong yang diusung dalam peringatan dua momentum penting ini.
Handoko, perwakilan UPT Dishub Mojokerto, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat demi peningkatan pelayanan transportasi serta keselamatan lalu lintas. Ia juga menyinggung peran strategis PMI dalam penanganan bencana dan layanan kemanusiaan.
“Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan lalu lintas serta semangat kemanusiaan yang diusung PMI,” ujar Riski, salah seorang pegawai Dishub Mojokerto yang turut memberikan sambutan.
Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial, rangkaian acara juga diisi dengan donor darah dan pembagian paket sembako kepada para sopir angkutan umum. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi luas karena dinilai mampu meringankan beban pengemudi sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan pelaku transportasi.
Bagi para pengemudi, momen ini bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan juga kesempatan untuk merasakan dukungan langsung dari pemerintah daerah. Beberapa peserta mengaku kegiatan sosial ini menambah semangat mereka dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat Mojokerto.
Dengan semangat Hari Perhubungan Nasional dan HUT PMI ke-80, Dishub Mojokerto berharap kegiatan serupa dapat terus digalakkan sebagai bagian dari pelayanan publik yang lebih humanis dan inklusif.
