Solok – Suasana khidmat menyelimuti Aula Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Solok saat Bupati Solok Jon Firman Pandu secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon IIb) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok. Prosesi ini menjadi simbol penyegaran birokrasi sekaligus peneguhan komitmen membangun aparatur yang profesional, solid, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pelantikan tersebut dilaksanakan pada Senin (15/12/2025) dan dihadiri oleh Wakil Bupati Solok H. Candra, Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, Sekretaris Daerah Medison, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah undangan lainnya. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini menandai pentingnya momentum pelantikan sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan daerah.
Langkah yang diambil Bupati Solok dinilai strategis dalam rangka menata ulang struktur birokrasi agar lebih efektif dan responsif terhadap tantangan pembangunan. Penempatan pejabat pada posisi strategis dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, serta rekam jejak, sehingga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk menjunjung tinggi integritas, loyalitas, serta etos kerja dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Jabatan bukan sekadar posisi, melainkan kepercayaan. Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat segera menyesuaikan diri, memahami tugas dan fungsi masing-masing, serta menunjukkan kinerja terbaik dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Jon Firman Pandu.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas perangkat daerah. Menurutnya, dinamika pembangunan ke depan menuntut aparatur yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga mampu berinovasi, adaptif terhadap perubahan, dan fokus pada hasil nyata yang dirasakan masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan program pembangunan daerah sangat bergantung pada kekompakan dan koordinasi antar OPD. Oleh karena itu, setiap pejabat diminta untuk mengedepankan komunikasi yang baik, menghilangkan ego sektoral, serta menjadikan kepentingan publik sebagai prioritas utama.
Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini dilaksanakan melalui tahapan dan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Proses tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam menerapkan prinsip good governance serta manajemen aparatur sipil negara yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Adapun pejabat yang dilantik antara lain Drs. Muhammad Alfajri sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Solok, Nafri, ST, MT, M.Sc sebagai Kepala Bapelitbang, Syafnur, SE, MM sebagai Kepala BKD, Jufrisal, SH, MM sebagai Kepala BKPSDM, Hendrianto, SE sebagai Kepala Bapenda, Khairul, S.Sos sebagai Kepala BPBD, Deslirizaldi, S.P., MP sebagai Kepala Dinas Pertanian, Marcos Sopan, S.Pt, M.Si sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Eko Gunanto, S.Pd sebagai Kepala Dispersip, Susi Sofianti Syaidani, SH, MM sebagai Kepala Dinas Kominfo, Dr. Hendrianto, S.ST, MPSSp sebagai Kepala DPMN, serta Drs. Asril, MM sebagai Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Solok.
Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan dan pengembangan sumber daya aparatur secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.
Rangkaian acara pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik serta sesi foto bersama, menandai awal pengabdian mereka dalam mengemban amanah baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.
