Mojokerto – Langkah kaki para wredatama menjadi penanda bahwa usia bukan alasan untuk berhenti bergerak. Sebanyak 400 peserta mengikuti jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia Kota Mojokerto di Taman Kehati, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo. Jalan sehat digelar sebagai ajang mempererat kebersamaan anggota PWRI sekaligus mengajak masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia, untuk menjaga kebugaran melalui aktivitas fisik yang ringan dan menyenangkan.
Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT ke-64 PWRI. Ia berharap organisasi yang menaungi para purnawirawan aparatur sipil negara tersebut semakin kuat, solid, serta terus menjadi ruang pengabdian bagi para anggotanya meskipun telah memasuki masa pensiun.
“Selamat HUT ke-64 PWRI. Semoga semakin kompak, semakin solid, dan tetap memiliki semangat merah putih meski telah memasuki masa purna tugas,” kata Ning Ita.
Menurut Ning Ita, berakhirnya masa tugas sebagai aparatur negara tidak berarti semangat untuk memberi manfaat kepada masyarakat ikut berhenti. Pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki anggota PWRI dinilai tetap dapat menjadi modal penting dalam mendukung kegiatan sosial, pembangunan, serta penguatan nilai kebangsaan di lingkungan masyarakat.
Ia menilai berbagai aktivitas rutin PWRI, mulai dari senam, jalan sehat, pertemuan silaturahmi, hingga kegiatan sosial, memiliki dampak positif terhadap kualitas hidup para lansia. Aktivitas tersebut dapat menjaga kesehatan fisik sekaligus mencegah para purnawirawan merasa terisolasi setelah tidak lagi menjalani rutinitas kedinasan.
“Kegiatan yang membuat para lansia tetap aktif bergerak, menjaga silaturahmi, dan berbagi kepada sesama akan mendukung peningkatan usia harapan hidup masyarakat Kota Mojokerto. Semoga para anggota PWRI tetap sehat, produktif, dan panjang umur,” tuturnya.
Ning Ita menjelaskan, peningkatan usia harapan hidup tidak hanya dipengaruhi oleh pelayanan kesehatan. Pola hidup aktif, hubungan sosial yang baik, rasa bahagia, serta kesempatan untuk terus berkontribusi juga menjadi unsur penting dalam menjaga kondisi fisik dan mental masyarakat lanjut usia.
Karena itu, Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong tersedianya ruang dan kegiatan yang ramah bagi lansia. Keterlibatan para lansia dalam kegiatan olahraga, sosial, dan kemasyarakatan diharapkan dapat memperkuat semangat hidup sekaligus menjaga kemandirian mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Pelaksanaan jalan sehat PWRI juga bertepatan dengan sejumlah program rutin Pemerintah Kota Mojokerto yang berlangsung setiap Jumat. Program tersebut meliputi Indonesia Asri melalui kerja bakti bersama masyarakat, Bike to Work bagi aparatur sipil negara, serta Kampung Bersinar atau Bersih Narkoba yang dilaksanakan bersama Badan Narkotika Nasional.
Program Bike to Work mendorong aparatur pemerintah menggunakan sepeda menuju tempat kerja untuk mengurangi konsumsi bahan bakar sekaligus membiasakan pola hidup sehat. Sementara itu, kerja bakti dalam Program Indonesia Asri diarahkan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Adapun Kampung Bersinar menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama BNN dalam memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba. Pelaksanaan beberapa kegiatan secara bersamaan menunjukkan bahwa agenda kesehatan, kebersihan lingkungan, efisiensi energi, dan ketahanan sosial terus digerakkan secara terpadu.
Ketua PWRI Kota Mojokerto Irfan Soegijanto mengatakan peringatan ulang tahun organisasi tahun ini dikemas secara sederhana melalui kegiatan jalan sehat. Konsep tersebut dipilih agar kegiatan dapat diikuti oleh lebih banyak anggota dan masyarakat dari berbagai kelompok usia.
“Kami ingin HUT PWRI menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan semangat hidup sehat bagi para lansia. Karena itu kami memilih kegiatan jalan sehat yang dapat dinikmati bersama masyarakat,” ungkap Irfan.
Peringatan HUT ke-64 PWRI Kota Mojokerto mengangkat tema “Satu Tekad, Satu Semangat Memperkuat Solidaritas Menuju Lansia Sejahtera”. Tema itu menggambarkan komitmen organisasi untuk menjaga persatuan anggotanya sekaligus memperjuangkan kehidupan lanjut usia yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Melalui kegiatan jalan sehat, para anggota PWRI tidak hanya diajak menjaga kebugaran, tetapi juga mempererat hubungan antarpurnawirawan dan masyarakat. Pertemuan semacam ini menjadi sarana bertukar cerita, membangun semangat, serta mempertahankan rasa kebersamaan setelah masa pengabdian di lingkungan pemerintahan berakhir.
Kehadiran ratusan peserta menunjukkan bahwa aktivitas bersama masih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat lanjut usia. Dukungan pemerintah daerah dan organisasi diharapkan membuat semakin banyak lansia memiliki kesempatan untuk tetap aktif, produktif, serta terlibat dalam kehidupan sosial.
Peringatan HUT ke-64 PWRI di Taman Kehati akhirnya bukan sekadar perayaan bertambahnya usia organisasi. Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa masa purna tugas tetap dapat diisi dengan langkah sehat, solidaritas, dan pengabdian yang terus menyala bagi masyarakat Kota Mojokerto.
