Sidoarjo – Penjaringan calon prajurit TNI Angkatan Udara memasuki tahap penentuan di Lanud Muljono. Melalui Sidang Pantukhir Daerah (Pantukhirda), panitia menilai secara menyeluruh para Calon Siswa (Casis) Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI AU Gelombang II Angkatan 93 Tahun 2026, di Gedung Hercules Lanud Muljono, Senin (14/9/2026).
Pantukhirda menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi penerimaan calon prajurit TNI AU di tingkat daerah. Dalam forum tersebut, panitia melakukan penilaian akhir dengan mempertimbangkan berbagai aspek sebagai dasar untuk menentukan casis yang memenuhi persyaratan mengikuti pendidikan militer.
Danlanud Muljono Kolonel Pnb Wisnu Aji Prabowo S.Sos., M.A.P. menekankan agar seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif, profesional, transparan, dan akuntabel. Setiap casis harus dinilai secara cermat dan menyeluruh sehingga calon prajurit yang terpilih benar-benar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Seleksi penerimaan prajurit bukan sekadar mencari calon yang memenuhi persyaratan, tetapi menjaring putra terbaik bangsa yang memiliki karakter, mental tangguh, dan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Udara,” ujar Danlanud.
Selain kemampuan fisik, proses seleksi juga mencakup penilaian kesehatan, administrasi, mental ideologi, kepribadian, serta kesiapan calon dalam mengikuti pendidikan dan pembentukan sebagai prajurit TNI AU.
Melalui tahapan Pantukhirda tersebut, diharapkan calon prajurit yang terpilih merupakan personel yang memiliki kualitas, integritas, disiplin, mental tangguh, serta kesiapan menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara. (Wan)
